Terbesar di Jabar, Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Evaluasi Kerja Sama Penyedia Air Curah Demi Efisiensi Anggaran
Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kerja sama dengan penyedia air curah. Langkah ini diambil untuk efisiensi anggaran dan peningkatan layanan, bagaimana dampaknya bagi 330.000 pelanggan?
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kini tengah melakukan evaluasi kerja sama dengan pengusaha penyedia air curah. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan efisiensi anggaran perusahaan.
Selain itu, evaluasi ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan peningkatan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat pelanggan. Evaluasi ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi operasional dan kualitas layanan Perumda Tirta Bhagasasi ke depannya.
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Luthfi Hasan, menjelaskan bahwa sudah ada kesepakatan prinsip mengenai evaluasi pembelian air curah. Kesepakatan tersebut telah dicapai antara direksi Perumda dengan pimpinan perusahaan penyedia air curah yang selama ini menjadi mitra. Saat ini, prosesnya tinggal pada tahap teknis penghitungan angka-angka yang terlibat dalam kerja sama tersebut.
Latar Belakang dan Skema Kerja Sama
Kerja sama pembelian air curah dengan pihak swasta, seperti PT Moya Bekasi yang sudah terjalin sejak tahun 2012, menjadi salah satu contoh yang dievaluasi. Reza Luthfi Hasan mengungkapkan bahwa investasi semacam ini juga dilakukan dengan berbagai pengusaha lain. Keterbatasan penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Bekasi kepada Perumda Tirta Bhagasasi sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sejak tahun 2012 menjadi alasan utama di balik kerja sama investasi dengan badan usaha swasta.
Kerja sama ini dilaksanakan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD. Selain itu, kerja sama tersebut juga didukung oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 118 Tahun 2018. Payung hukum ini memberikan dasar yang kuat bagi Perumda untuk menjalin kemitraan dengan pihak swasta demi pengembangan layanan.
Skema kerja sama yang diterapkan adalah Bangun, Operasi, dan Terima (BOT). Dalam skema ini, pengusaha membangun instalasi pengolahan air di lahan milik Perumda Tirta Bhagasasi. Setelah melewati batas waktu yang disepakati dalam perjanjian, instalasi tersebut akan sepenuhnya menjadi milik Perumda Tirta Bhagasasi. "Namun selama perjanjian kerja sama berlangsung, air dibeli Perumda Tirta Bhagasasi dan dijual maupun didistribusikan kepada pelanggan," ujar Reza.
Dampak dan Capaian Pelayanan
Reza menyatakan bahwa hingga saat ini, beberapa pengusaha swasta telah bekerja sama dengan Perumda Tirta Bhagasasi. Kemitraan ini memiliki peran krusial dalam meningkatkan cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Berkat kerja sama tersebut, cakupan layanan Perumda Tirta Bhagasasi kini mampu mencapai 40 persen dari total wilayah.
Berkat kerja sama yang terjalin, Perumda Tirta Bhagasasi kini memiliki lebih dari 330.000 pelanggan. Pelanggan tersebut tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi serta sebagian Kota Bekasi. Angka ini menjadikan Perumda Tirta Bhagasasi sebagai perusahaan air bersih dengan jumlah pelanggan terbesar di Jawa Barat.
Evaluasi yang sedang berjalan ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Perumda Tirta Bhagasasi. Tujuannya adalah untuk terus memberikan pelayanan air bersih yang berkualitas dan efisien bagi jutaan masyarakat di wilayah operasionalnya. Peningkatan efisiensi anggaran juga akan berdampak pada keberlanjutan operasional perusahaan.
Sumber: AntaraNews