Tarif Tol Semarang-Solo Naik Mulai Besok, Golongan I Naik dari Rp75.000 Jadi Rp92.000

Naiknya tarif tol tersebut bertujuan untuk memastikan iklim investasi jalan tol yang kondusif.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Tarif Tol Semarang-Solo Naik Mulai Besok, Golongan I Naik dari Rp75.000 Jadi Rp92.000
Tarif Tol Semarang-Solo Naik Mulai Besok, Golongan I Naik dari Rp75.000 Jadi Rp92.000 (Merdeka.com)

Dirut PT Trans Marga Jateng, Prajudi mengatakan, penyesuaian tarif tersebut merupakan hasil evaluasi yang dilakukan setiap dua tahun.

Tarif Tol Semarang-Solo Naik Mulai Besok, Golongan I Naik dari Rp75.000 Jadi Rp92.000

Pengelola jalan tol Semarang-Solo, PT Trans Marga Jateng berencana memberlakukan tarif baru mulai besok, Senin 27 November 2023, pukul 00.00 WIB.

Dirut PT Trans Marga Jateng, Prajudi mengatakan, penyesuaian tarif tersebut merupakan hasil evaluasi yang dilakukan setiap dua tahun.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dia menjelaskan, besaran kenaikan tarif untuk jarak terjauh dari Semarang hingga Solo dengan sistem transaksi tertutup bervariasi antara Rp17.000 untuk kendaraan golongan I hingga Rp34.500 untuk kendaraan golongan IV dan V.

"Misalnya, tarif kendaraan golongan I dari Semarang hingga Solo yang sebelum Rp75.000 menjadi Rp92.000,” katanya.

"Misalnya, tarif kendaraan golongan I dari Semarang hingga Solo yang sebelum Rp75.000 menjadi Rp92.000,” katanya.
Dok. Istimewa

Sementara itu jika dihitung keseluruhan, lanjut dia, untuk perjalanan menerus dari Semarang hingga Surabaya untuk kendaraan golongan I kenaikannya sekitar 23 persen

Sementara itu jika dihitung keseluruhan, lanjut dia, untuk perjalanan menerus dari Semarang hingga Surabaya untuk kendaraan golongan I kenaikannya sekitar 23 persen<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Prajudi menyebut penyesuaian tarif tersebut bertujuan untuk memastikan iklim investasi jalan tol yang kondusif, serta menjaga kepercayaan investor dan pelaku pasar.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"PT Trans Marga Jateng berupaya meningkatkan kualitas jalan tol melalui pemeliharaan sarana jalan tol hingga pembersihan ruang milik jalan," katanya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemasangan sarana pengaman hingga penertiban kendaraan yang melebihi muatan dan dimensi, lanjut dia, terbukti mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas hingga 23 persen dibanding tahun lalu.

Rekomendasi