Tak Perlu Buka Keran Impor, Mendag Pastikan Stok Kebutuhan Pangan Aman

Selasa, 21 Juni 2022 13:29 Reporter : Anisyah Al Faqir
Tak Perlu Buka Keran Impor, Mendag Pastikan Stok Kebutuhan Pangan Aman Mendag Zulkifli Hasan blusukan di Pasar Cibubur. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Dunia saat ini tengah dihadapkan dengan ancaman krisis pangan, tak terkecuali Indonesia. Meski begitu Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memastikan ketersediaan bahan pangan nasional tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Saya dengan (dari Kementerian Pertanian) beras kita lebih dan jagung kita juga lebih," kata Zulkifli saat berkunjung ke kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, dikutip Selasa (21/6).

Menurut Zulkifli, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian harus saling berkolaborasi dan bersinergi untuk ketersediaan pangan dan kesejahteraan petani. Keran impor bahan pangan harus diatur agar petani tidak merugi akibat harganya kalah saing dengan produk impor.

"Mesti kita sinkronkan dan kolaborasikan agar petani kita tidak mati karena impor yang lebih dan tidak ada aturan," kata dia.

Kata Zul, bahan pangan seperti cabai dan bawang merah tidak perlu didatangkan dari luar negeri. Sebab masih banyak petani lokal yang mampu memproduksi untuk kebutuhan domestik.

"Perlu ada perlindungan kepada petani-petani kita," kata dia.

2 dari 2 halaman

Kembangkan Hasil Pertanian

Selain itu, pemerintah juga perlu mengembangkan hasil pertanian semisal buah-buahan, aneka bumbu dan sebagainya. Namun dia tidak memungkiri, pilihan impor bahan pangan harus diambil jika kebutuhan tinggi namun produksi dalam negeri belum maksimal.

"Kita dulu produksi garam juga sudah mulai banyak tapi akhirnya waktu itu antara impor dan perdagangan dalam negeri ini harus dijaga kepentingan pertanian dan kepentingan konsumsi," katanya.

Intinya kata dia, Kementerian Perdagangan perlu banyak bekerja sama dengan berbagai kementerian atau lembaga terkait untuk memastikan ketersediaan pangan dengan harga yang terjangkau. Tak hanya itu, pihaknya juga harus bisa melindungi petani dari gempuran impor produk yang berlebih.

"Kita hanya atur saja tapi beliau (Menteri Pertanian, Syahrul Limpo) juga harus dilindungi. Kalau impor semua juga beliau isa dimarahi petani," pungkasnya. [idr]

Baca juga:
Jokowi: Masyarakat Papua Cocok Makan Sagu, Jangan Dipaksa Beras
Jokowi Sebut Luhut dan Zulhas Minta Waktu 1 Bulan agar Harga Minyak Goreng Merata
Mendag Zulkifli: Masalah Minyak Goreng Bukan karena Mafia, tapi Kenaikan Harga CPO
Mendag Janji Tak Impor Cabai dan Bawang Merah Walaupun Harga Mahal
Mendag Zulhas soal Harga Cabai dan Bawang Merah Naik: Siklus Musiman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini