Tak hanya pesawat, Kemenhub juga sediakan transportasi kapal laut di Palu
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan berbagai pilihan moda transportasi bagi warga Palu dan sekitarnya pasca terkena gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo. Selain pesawat terbang, moda lain yang juga dipersiapkan yakni dalam bentuk kapal laut.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah sejak hari kedua bencana sudah mengunjungi Pelabuhan Pantoloan yang berjarak kurang lebih 40 Km dari Kota Palu. Meski menemui beberapa kerusakan kecil, dia kemudian mengarahkan pihak pengelola untuk bisa memfungsikan pelabuhan tersebut.
"Sejak kemarin saya sudah memerintahkan Pelindo III dan Pelni untuk menggunakan pelabuhan tersebut yang bisa mengangkut penumpang secara masif, dan juga bisa digunakan pengangkutan logistik dari beberapa kota yang ada," ungkap dia di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (1/10).
Mulai hari ini, Senin 1 Oktober 2018, sudah ada empat maskapai komersial yang membuka jalur penerbangannya menuju Ibu Kota Sulawesi Tengah tersebut di samping pesawat berukuran kecil seperti Hercules yang dipakai untuk menyalurkan bantuan.
Keempat maskapai itu yakni Garuda Indonesia, Nam Air, My Indo, dan Wings Air telah menyediakan 15 slot penerbangan, di mana masing-masing pihak saat ini baru bisa mengoperasikan secara terbatas sebanyak satu slot pesawat dalam sehari.
Menurut laporan yang diterima Kementerian Perhubungan, beberapa kapal sudah tiba di Pelabuhan Pantoloan untuk menyalurkan barang bantuan semisal logistik.
"Artinya, Pantoloan sudah difungsikan mengangkut penumpang. Karena ada beberapa penumpang yang sekarang ini berkumpul di Bandara Mutiara (Sis Al Jufri, Palu) yang saya imbau pindah karena kapasitas angkutan udara terbatas," tandasnya.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya