Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengumumkan strategi baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Mereka secara aktif melibatkan para penggiat media sosial (medsos), baik dari lingkup lokal maupun regional, demi mempromosikan beragam potensi pariwisata yang tersebar di wilayah tersebut. Langkah ini menandai era baru dalam upaya pemasaran destinasi wisata di Rejang Lebong.
Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, menjelaskan bahwa pelibatan penggiat media sosial merupakan langkah awal yang krusial dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas digital. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan gelombang promosi yang lebih luas dan efektif. Kolaborasi semacam ini menjadi kunci untuk menjangkau audiens yang lebih besar.
Menurut Riki, strategi ini sangat efektif di era digital saat ini. Para penggiat media sosial memiliki basis pengikut yang besar, menjadikan mereka sarana yang sangat potensial untuk menyebarluaskan informasi wisata di Kabupaten Rejang Lebong secara cepat dan masif. Hal ini tentu akan berdampak positif pada peningkatan kesadaran masyarakat akan kekayaan pariwisata daerah.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Digital untuk Jangkauan Lebih Luas
Kabupaten Rejang Lebong memiliki kekayaan alam yang luar biasa, dengan total 99 destinasi wisata yang siap dijelajahi. Beberapa di antaranya sudah cukup dikenal masyarakat luas, seperti Air Terjun Tri Sakti di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi. Selain itu, ada juga obyek wisata populer lainnya yang menarik perhatian pengunjung.
Destinasi lain yang tak kalah memukau meliputi Bukit Kaba di Kecamatan Selupu Rejang, Danau Mas Harun Bastari (DMHB), serta Air Terjun Batu Betiang. Keberagaman destinasi ini menawarkan pengalaman wisata yang bervariasi, mulai dari petualangan alam hingga keindahan danau yang menenangkan. Potensi ini menjadi daya tarik utama untuk Rejang Lebong promosikan wisata.
Riki Irawan menyatakan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan oleh para penggiat media sosial di Kabupaten Rejang Lebong. Dukungan ini menjadi bukti nyata bahwa banyak pihak peduli terhadap kemajuan pariwisata daerah. Pada tahap awal, Dispar telah mengundang beberapa penggiat media sosial untuk menjalin komunikasi dan menyamakan visi promosi yang akan dilakukan.
Advertisement
Ke depannya, seluruh kreator konten lokal akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan, terutama pada event wisata yang diselenggarakan di Kabupaten Rejang Lebong. Riki menegaskan, "Para penggiat media sosial ini memiliki gaya dan karakter tersendiri dalam membuat konten. Dengan kreativitas mereka, promosi wisata bisa dilakukan dengan cara yang lebih menarik dan beragam." Harapannya, pelibatan penggiat media sosial dari Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, hingga ibu kota, akan meningkatkan jumlah pengunjung dan mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.
Sumber: AntaraNews