Sri Mulyani tunggu usulan anggaran perbaikan Mako Brimob
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan melihat berapa kebutuhan anggaran untuk perbaikan rumah tahanan Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat yang rusak beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, insiden kerusuhan napi teroris di Mako Brimob terjadi pada Selasa (8/5) malam sekitar pukul 19.00 WIB hingga Kamis (10/5) dini hari.
"Nanti kita lihat berapa yang akan diusulkan," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani saat ditemui di Epicentrum Kuningan, Jakarta, Sabtu (12/5/2018).
Sebelumnya, dalam kerusuhan tersebut lima anggota Polri gugur setelah disandera napi teroris yakni Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli dan Briptu Luar Biasa Anumerta Fandy Nugroho. Sedangkan Bripka Mahrum Prencje tewas pada Kamis (10/5) malam.
Beberapa hari mulai dari insiden kerusuhan itu, Jalan sekitar Mako Brimob atau Komjen Pol M Yasin dialihkan ke Jalan Nusantara dari arah Jalan Margonda Raya dan Jalan Timah dari arah Jalan Raya Bogor. Namun, penutupan jalan itu hanya berjalan hingga Kamis (10/5) sore saja.
Saat ini, masyarakat atau para pengendara bisa melewati jalan depan Mako Brimob. Pantauan merdeka.com di lokasi, sekitar pukul 14.10 WIB terlihat empat anggota Brimob memasang sebuah spanduk putih yang berukuran panjang di pagar RS Bhayangkara.
Spanduk itu bertuliskan 'Doa dan Dukungan' serta di bagian sebelah kiri spanduk terdapat foto para anggota Polri yang tewas saat insiden kerusuhan dengan tagar #DukaKamiPahlawan dan di bagian sebelah kanan spanduk adanya logo brimob dan Polri serta tagar #KamiTidakTakutTeroris.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya