Sri Mulyani: Presiden Minta Biaya Perjalanan Dinas Digunakan untuk Penanganan Corona

Jumat, 20 Maret 2020 20:07 Reporter : Sulaeman
Sri Mulyani: Presiden Minta Biaya Perjalanan Dinas Digunakan untuk Penanganan Corona Sri Mulyani. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi berinisiatif untuk memangkas sebagian anggaran perjalanan dinasnya. Dana tersebut akan direlokasi sebagai dana darurat bagi penanganan pandemi virus corona di berbagai wilayah Indonesia.

"Presiden meminta belanja perjalanan dinas yang saat ini mencapai Rp43 triliun. Diminta untuk 50 persen untuk prioritas penanganan wabah virus corona," kata Sri Mulyani melalui video conference, pada Jumat (20/3).

Sri Mulyani menyebut dana tersebut akan digunakan untuk tiga program penanganan pandemi virus corona, sesuai arahan Jokowi yaitu untuk pembiayaan kesiapan rumah sakit bagi penanganan korban virus covid-19, untuk pembiayaan perlindungan bagi masyarakat yang terdampak dalam bentuk jaring pengaman sosial, dan untuk pembiayaan bagi dunia usaha agar tetap bisa melalui masa sulit ini dengan melakukan relaksasi.

"Namun masalahnya sekarang adalah ketersediaan barangnya. Termasuk fentilator untuk alat kesehatan," Imbuh wanita yang pernah dinobatkan sebagai menteri terbaik di dunia tersebut.

1 dari 1 halaman

Jangan Ada Korupsi

korupsi rev1

Dalam pemaparannya Sri Mulyani meminta setiap instansi kementerian yang mempunyai dana anggaran belanja besar, untuk terus memperpanjang pelaksanaan kegiatan usahanya. Sehingga seluruh beban anggaran instansi kementerian tidak menumpuk di tahun 2020, yang justru memperburuk kondisi ekonomi nasional.

Bahkan dia tidak segan untuk mengecam oknum tertentu yang berencana memanfaatkan situasi darurat pandemi virus corona, dengan tujuan untuk memperkaya diri.

"Saya tekankan jangan ada pendompleng, dari usaha kita untuk melakukan tindakan cepat. Jangan ada korupsi," tandasnya. [idr]

Baca juga:
Gara-Gara Virus Corona, Penggunaan Dana Perjalanan Dinas Turun Signifikan
Jokowi: Anggaran Perjalanan Dinas Pejabat Rp40 Triliun Dialihkan untuk Dorong Ekonomi
Pemerintah Rencana Setarakan Besaran Tunjangan Perjalanan Dinas PNS
Cegah Penyebaran Virus Corona, PLN Larang Pegawai Keluar Negeri
Saat Perjalanan Dinas, Menko Luhut Curhat Kerap Gunakan Uang Pribadi
Aturan Baru Sri Mulyani: Pejabat Eselon III Tak Boleh Lagi Naik Pesawat Kelas Bisnis

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini