Sri Mulyani Lapor Jokowi: Pertama Kali Penerimaan Negara Melebihi Target APBN

Rabu, 5 Desember 2018 18:38 Reporter : Supriatin
Sri Mulyani Lapor Jokowi: Pertama Kali Penerimaan Negara Melebihi Target APBN Menkeu Sri Mulyani. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani mendatangi Istana Negara dan melaporkan sejumlah hal kepada Presiden Joko Widodo. Salah satu hal yang dilaporkan Sri Mulyani yaitu soal pertumbuhan penerimaan negara yang mencapai 18,2 persen.

Menurut Sri Mulyani, pendapatan negara di 2018 akan melebihi target dalam UU APBN sendiri dan ini baru pertama kali terjadi.

"Untuk pertama kali penerimaan negara akan mencapai melebihi apa yang ada dalam UU APBN," ucap Sri Mulyani.

Penerimaan negara di 2018 diperkirakan mencapai Rp 1.936 triliun atau lebih tinggi dibanding target APBN 2018 yang hanya Rp 1.894 triliun. Penerimaan negara ini disumbang pertumbuhan penerimaan bea cukai sebesar 14,7 persen, dan penerimaan negara bukan pajak tumbuh 28,4 persen.

"Ini outlooknya sampai akhir tahun, tapi nanti tanggal 31 Desember kami pasti update angka realisasi. Tapi kami sudah hitung sampai minggu pertama kemarin."

Tak hanya pendapatan negara, belanja negara di 2018 juga diklaim sangat bagus. Sampai akhir tahun, belanja negara diperkirakan mencapai Rp 2.210 triliun atau tumbuh 11 persen dibanding tahun lalu yang hanya tumbuh 6 persen.

"jadi pertumbuhan belanjanya tumbuh 11 persen, lebih tinggi dari tahun lalu yang 6,6 persen. Pendapatan negara yang tumbuh 8,2 persen tadi lebih tinggi dari tahun lalu yang tumbuhnya juga 6,5 persen. Jadi dua-duanya meningkat secara baik," tegas Sri Mulyani.

Secara keseluruhan, defisit APBN 2018 diperkirakan hanya 1,86 persen. Angka ini juga jauh berada di bawah target APBN yang mencapai 2,19 persen. "APBN 2018 baik," tutup Sri Mulyani. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini