Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Solo Great Sale, 7.000 Pelaku Usaha Berlomba Obral Diskon Selama Februari

Solo Great Sale, 7.000 Pelaku Usaha Berlomba Obral Diskon Selama Februari Berburu Diskon saat Black Friday. ©2019 REUTERS/Andrew Kelly

Merdeka.com - Selama sebulan penuh, Februari nanti, bakal ada obral diskon untuk masyarakat yang akan berbelanja di Kota Solo. Ajang diskon yang berlangsung mulai 1-29 Februari 2020 mendatang tersebut dikemas dalam Solo Great Sale (SGS).

"Solo Great Sale SGS 2020 akan diikuti lebih dari 7.000 pelaku bisnis dari berbagai bidang usaha. Mulai dari transportasi, perhotelan, usaha kecil dan menengah (UKM) hingga pasar tradisional," ujar Sekretaris Panitia SGS 2020, David R Wijaya, Senin (13/1).

David menyampaikan, Solo Great Sale kali ini menargetkan transaksi sebesar Rp700 miliar. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp600 miliar. Menurut David, sampai saat ini sudah lebih dari 2.000 toko yang mendaftar. Dia yakin hingga akhir Januari target 7.000 peserta tersebut terpenuhi.

Pihaknya terus melakukan promosi baik untuk masyarakat Solo melalui car free day dan lainnya. Cara tersebut dinilai efektif karena kerumunan massa semua terpusat di sini.

"Kami akan memanfaatkan keberadaan Jalan Tol Solo-Ngawi bagian dari Trans Jawa untuk menarik pengunjung atau wisatawan dari berbagai daerah datang ke Solo," katanya.

Gerakkan Perekonomian

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Selain CFD, dikatakannya, promosi juga dilakukan dengan memanfaatkan kecanggihan media sosial (medsos). Seperti Facebook, Instagram dan website SGS. Dia berharap masyarakat memanfaatkan momentum SGS untuk berbelanja di Solo.

"Setiap belanja di bulan Februari ini kelipatan Rp50.000 akan mendapat satu poin kupon undian," katanya lagi.

Dia menambahkan, SGS tahun ini berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Setiap minggu sekali akan ada pengundian meskipun bukan hadiah utama. SGS merupakan event tahunan yang bertujuan untuk menggerakkan perekonomian di Solo agar lebih menggeliat di saat low season. Event ini dimulai sejak 2015 dan telah memasuki tahun ke-6 pada tahun ini.

"Masih banyak wisatawan yang berkunjung ke Solo meski perekonomian sedang mengalami low season. Karena di bulan Februari ini kita gelar banyak event untuk menggerakkan perekonomian di Solo di saat lesu. Ada event SGS, Tahun Baru Imlek dan Hari Jadi Kota Solo," tutup Kepala Dinas Pariwisata, Hasta Gunawan.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP