Sampoerna Kayoe Bagikan 3 Juta Bibit Pohon ke Pemasok di 2019

Minggu, 10 Maret 2019 19:00 Reporter : Arie Sunaryo
Sampoerna Kayoe Bagikan 3 Juta Bibit Pohon ke Pemasok di 2019 Sampoerna Kayoe. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Hingga akhir tahun 2018, Sampoerna Kayoe, lini bisnis perkayuan di bawah bendera Sampoerna Group, melalui program Penanaman Pohon Kemitraan telah menanam 69 juta pohon di seluruh Indonesia. Sementara untuk tahun 2019 ini, Sampoerna Kayoe menargetkan 3 juta bibit kayu yang akan dibagikan kepada pemasok andalan.

CEO Sampoerna Kayoe, Riko Setyabudhy Handoko mengatakan, pihaknya menggagas dan menjalankan Program Penanaman Pohon Kemitraan bersama Kelompok Tani di sekitar industri.

"Dari 2001 hingga 2018 ini, kami telah membagikan bibit sebanyak 69 juta pohon. Bibit terbaik itu ditanam di lahan Petani Hutan Rakyat di seluruh penjuru Indonesia," ujar Rio, disela gathering dengan pemasok kayu andalan, di Harris Hotel Solo, Minggu (10/3).

Head of Plantations Sumber Graha Sejahtera (Sampoerna Kayoe) Muhammad Matori menyampaikan, mulai tahun ini Perusahaan yang memproduksi kayu seperti plywood, laminated veneer lumber (LVL), decking, dan door (pintu) tersebut, membuka kesempatan kemitraan dengan kelompok masyarakat dan individu untuk memasok bahan baku kayu ke perusahaan. Peluang kemitraan tersebut dinilainya sangat prospektif, karena pasar ekspor yang semakin luas, tak kurang ke 35 negara.

"Mulai tahun ini, Sampoerna Kayoe akan mengembangkan skema kemitraan dengan menggunakan jalur pemasok. Selama ini kami beli langsung ke petani, tahun ini kami pakai jalur pemasok," jelasnya.

Matori menjelaskan, selain Indonesia produk Sampoerna Kayoe juga diekspor ke 35 negara. Diantaranya ke Amerika Serikat, Jepang, Korea, dan sejumlah negara di Asia Tenggara. Menurut dia, produk Sampoerna Kayoe 80 persen menggunakan bahan baku kayu sengon dan jabon hasil tanaman petani hutan rakyat. Sedangkan 20 persen sisanya menggunakan kayu karet dan kayu hutan alam.

"Karena memanfaatkan kayu dari tebangan hutan rakyat, maka Sampoerna Kayoe menggagas dan menjalankan Program Penanaman Pohon Kemitraan bersama Kelompok Tani di sekitar industri," katanya.

"Secara berkala Sampoerna Kayoe membagikan bibit sengon dan jabon untuk ditanam bersama-sama. Sejak tahun 2001, Sampoerna Kayoe tidak pernah berhenti membagikan jutaan bibit setiap tahunnya," katanya lagi.

Program ini, lanjut dia, merupakan wujud dari komitmen Sampoerna Kayoe terhadap masa depan berkelanjutan. Hadir sejak awal berdirinya perusahaan, komitmen ini mendapat nafas baru bersamaan dengan transformasi brand yang dijalani oleh Sampoerna Kayoe pada tahun 2018, dengan semangat baru "Unlimit Possibilities". [azz]

Topik berita Terkait:
  1. Tanam Pohon
  2. Petani
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini