Rumah potong hewan harus mampu potong 1.500 sapi per hari
Merdeka.com - Komite Daging Sapi Jakarta Raya menyatakan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Indonesia perlu meningkatkan standar kualitasnya sehingga mampu memotong sapi hingga 1.500 ekor per hari.
RPH di Indonesia rata-rata masih menggunakan tenaga manusia, sehingga hewan yang dipotong jumlahnya tidak terlalu banyak.
"RPH di Indonesia berbeda dengan di Australia. RPH kita masih menggunakan manusia, dipotong dengan tangan manusia bukan pakai mesin," ujar Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya Sarman Simanjorang saat acara sarasehan kebutuhan daging sapi 2013 di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (23/11).
Saat ini, RPH di Indonesia hanya sanggup memotong rata-rata 300 sapi per hari. Nantinya, RPH Indonesia harus berskala internasional agar bisa memotong 1.500 sapi dalam sehari.
Dengan demikian tidak ada kabar lagi RPH dalam negeri tidak mampu memotong sapi dengan jumlah yang banyak. Selain itu, Sarman juga meminta pemerintah memperhatikan infrastruktur agar jalur penyaluran sapi bisa berjalan lancar dan biaya tidak membengkak.
"Kan pemerintah mau swasembada tapi infrastruktur tidak diperhatikan, waktu itu malah sapi berenang di laut untuk menyeberang karena kapal tidak mau angkut," katanya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya