Rp 230 triliun uang pemerintah menganggur di BI
Merdeka.com - Uang pemerintah yang tidak terpakai dan tersimpan di Bank Indonesia jumlahnya sangat besar. Nominalnya hampir setara alokasi anggaran subsidi energi dalam APBN 2013.
Kepala Ekonom Danareksa Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, hingga November 2012, dana menganggur pemerintah yang tersimpan di Bank Indonesia mencapai Rp 230 triliun. Dana tersebut tidak digunakan oleh pemerintah dan hanya tersimpan di bank sentral.
"Kita duga hingga akhir November 2012 mencapai Rp 230 triliun," ucap Purbaya di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (10/1).
Bukan hanya tahun lalu, selama kurun waktu lima tahun terakhir, rata-rata dana pemerintah yang mengendap di bank sentral mencapai Rp 100 triliun.
"Itu banyak bunganya saja Rp 6 triliun setahun. Uang yang tidak dipakai, ada inefisiensi budget di situ," celotehnya.
Menurutnya, pemerintah berkewajiban menyerap anggaran belanja secara maksimal, bukan malah menumpuk dan menyimpannya di Bank Indonesia. Sebab, semakin banyak uang negara yang tidak terpakai untuk belanja produktif, Indonesia kehilangan potensi pertumbuhan ekonominya.
Komite Ekonomi Nasional juga pernah menyinggung besarnya dana pemerintah yang menganggur di Bank Indonesia. Dari perhitungan KEN, setiap Rp 100 triliun uang pemerintah yang menganggur di BI, Indonesia kehilangan potensi pertumbuhan ekonomi sebesar 0,7 persen. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya