Rina Gunawan Meninggal, Intip Perjalanan Kariernya dari Artis Hingga Sukses Berbisnis
Merdeka.com - Rina Gunawan meninggal dunia. Artis sekaligus pebisnis sukses ini sempat kritis karena terinfeksi Covid-19.
Istri dari Teddy Syach tersebut memulai karier sebagai artis dan presenter. Setelah lama berkecimpung di dunia hiburan, Rina Gunawan pun banting setir dengan bergelut di dunia Wedding Organizer (WO) sejak 1992.
Sama seperti kariernya di dunia keartisan, bisnis WO Rina Gunawan pun terbilang sukses. Jasa WO miliknya banyak digunakan oleh rekan sesama artis, seperti Bunga Citra Lestari dan Ashraf Sinclair serta Anang Hermansyah dan Ashanty.
Kesuksesannya dalam berbisnis pun ditularkan kepada kedua anaknya, yaitu Aqshal Ilham Syafatullah dan Karnisya Rahmasyach.
Dikutip dari Kapanlagi.com, mengajari anaknya bekerja di usia muda adalah salah satu alasan Rina Gunawan untuk mengenalkan pekerja orangtuanya kepada sang anak.
Kendati Aqshal Ilham Syafatullah dan Karnisya Rahmasyach adalah anak kandungnya, Rina mengatakan mereka tetap mendapat bayaran.
Rina Gunawan Meninggal Dunia, Simak Tips Sukses Bisnis Warisannya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMengutip dari Kontan, Rina Gunawan saat ini merupakan salah satu pengusaha di bidang event dan wedding organizer. Artis yang dulu kerap bermain sinetron ini banyak menggeluti event launching produk, famiy gathering, acara perusahaan, dan pesta pernikahan.
Rina bercerita suka duka yang dia alami dalam menjalani bisnis yang mulai digelutinya sejak 1991 itu. Misalnya, dia pernah mendapatkan order hanya sekali dalam lima bulan. Kemudian menjadi sekali dalam tiga bulan. Kini, order bisa datang tiap bulan.
Menurutnya, untuk bisa eksis pada bisnis event organizer, pelaku bisnis harus rajin ikut pitching atau tender sebuah event. Perempuan kelahiran Bandung, 28 Juni 1974 ini sudah kenyang merasakan asam garam persaingan dalam proses tender.
Namun kini, Rina mengaku dirinya sudah jarang ikut pitching. Kini, dia sudah dipercaya klien sehingga order lebih banyak melalui penunjukan langsung.
Rina menegaskan siapa pun yang terjun ke bisnis ini harus siap menerima kekalahan dalam proses pitching. Namun, Rina punya resep agar punya peluang lebih besar untuk menang pitching. "Untuk bisa memenangkan persaingan, harus punya konsep yang bagus," ujarnya.
Tetapi, ada kalanya, konsep yang dibuat dengan pemikiran yang matang, malah diambil orang. "Itu saya juga pernah mengalami," ujarnya.
Untuk memiliki konsep yang bagus, lanjut rina, tentu perusahaan harus didukung oleh sumber daya manusia yang kreatif, berdedikasi tinggi dan disiplin. Dari tiga hal itu, yang paling penting bagi Rina adalah orang yang kreatif. Sebab, konsep yang baik hanya lahir dari ide-ide kreatif.
"Misalnya dari event peluncuran sebuah produk, apa yang harus dibuat, desain interior atau backdrop-nya bagaimana? Jadi memang butuh anak-anak yang kreatif," ujarnya.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya