RI bakal beli pesawat boeing dan airbus berbahan bakar bioavtur dari AS

Senin, 20 Agustus 2018 16:12 Reporter : Anggun P. Situmorang
RI bakal beli pesawat boeing dan airbus berbahan bakar bioavtur dari AS Enggartiasto Lukito. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan pemerintah akan membeli pesawat jenis boeing dan airbus berbahan bakar bioavtur dari Amerika Serikat. Ini merupakan salah satu kesepakatan dalam pertemuan antara pemerintah Indonesia dan The United States Trade Representative (USTR) saat membahas fasilitas Generalized System of Preference (GSP) bagi Indonesia.

"Saya bisa laporkan juga pada waktu saya di Amerika memenuhi undangan dari USTR untuk berbicara mengenai GSP. Jadi Boeing kita mengambil posisi sebagai pilihan pesawat, tetapi sebagai persyaratan untuk memilih kita mau beli boeing atau beli Airbus pakai bioavtur," ujar Mendag Enggar di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (20/8).

Mendag Enggar mengatakan penawaran pembelian pesawat ini tidak hanya diajukan kepada Amerika Serikat tetapi juga ke beberapa negara lainnya. "Kita bilang bahwa airbus sudah kita kondisikan, terserah siapa yang duluan maka itulah yang kami lakukan. Responsnya alhamdulillah positif. Jadi mereka katakan ya kita keluarkan," jelasnya.

Sebagai lanjutan permintaan pesawat tersebut, pemerintah ingin bahan baku jenis bahan bakar nantinya didatangkan dari Indonesia. Hal ini pun menjadi pertimbangan lanjutan bagi Amerika Serikat untuk membuat pabrik khusus. "Jadi mereka katakan ya (bangun pabrik bioavtur). Dan kalau ada izin untuk membantu pembuatan pabrik, mereka katakan akan memfasilitasi," jelas Enggar.

Mendag Enggar menambahkan permintaan pesawat berbahan bakar bioavtur ini merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan hubungan dagang dengan negara Paman Sam tersebut. Dengan langkah ini, pemerintah berharap ekspor CPO Indonesia dan turunannya tak lagi menemui hambatan.

"Itu antara lain yang sekali lagi saya juga mengingatkan dalam kerjasama perdagangan bagaimana meningkatkan perdagangan dengan Amerika, sesuai dengan perintah Bapak Presiden kepada kami. Saya juga meminta untuk kita sama-sama saling menjaga. Kita jaga komoditi impor mereka tetapi saya juga minta dijaga komoditi ekspor kita di sana yaitu biodisel dan juga CPO dengan seluruh turunannya itu," tandasnya.

Untuk diketahui, Indonesia memang akan mendatangkan beberapa pesawat jenis boeing dan airbus untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Namun, pemerintah ingin pesawat yang didatangkan nantinya berbahan bakar bioavtur. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah memaksimalkan penggunaan kelapa sawit dalam negeri, terutama biodisel 20 persen atau B20. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini