Harga Emas Naik 1,6% Tersengat Aksi Beli

Harga emas menanjak 1,6% ke level tertinggi sepekan usai aksi beli murah. CNBC mencatat spot di US$4.189,99. Analis menyinggung 'floor' US$4.000.

Agustina Melani
Oleh Agustina Melani - Reporter
Harga Emas Naik 1,6% Tersengat Aksi Beli
Ilustrasi harga emas (Ilustrasi by AI)

Harga emas menguat pada perdagangan Jumat (9/10/2026) waktu AS atau Sabtu pagi WIB, melanjutkan reli dua sesi beruntun dan menyentuh level tertinggi dalam satu minggu. Mengutip CNBC, Sabtu (10/10/2026), harga emas spot naik 1,6% ke US$ 4.189,99 pada pukul 15.13 EDT.

Penguatan dipicu aksi beli di harga rendah setelah logam mulia ini sempat tertekan ke posisi terendah dua bulan pada Rabu, terdorong oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 1,43% di US$ 4.216,3 per ons. Secara mingguan, harga emas juga menguat 1,3%.

Analis Stone X, Rhona O’Connell, menilai minat beli muncul di area penopang harga.

“Harga emas menguat karena adanya aksi beli di harga rendah, mengingat terbentuknya batas bawah (floor) di kisaran level US$ 4.000,” kata Analis Stone X, Rhona O’Connell.

Ia menambahkan, potensi kenaikan suku bunga lanjutan oleh The Fed dinilai sudah tercermin di harga, bersamaan dengan ekspektasi pembelian bersih berkelanjutan oleh bank sentral.

“Tanpa adanya peristiwa tak terduga yang berdampak masif (Black Swan event), sulit bagi saya untuk melihat harga emas menembus ke level yang jauh lebih tinggi secara meyakinkan,” ujar Rhona.

Yield Treasury AS Turun Dari Puncak

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun bergerak turun dari level tertinggi dalam lebih dari dua dekade yang sempat disentuh pada Rabu.

Presiden The Fed St. Louis, Alberto Musalem, pada Kamis menyatakan bank sentral AS perlu kembali menaikkan suku bunga untuk mengembalikan inflasi ke target 2%.

Berdasarkan perangkat FedWatch CME, pelaku pasar memperhitungkan peluang 19% untuk kenaikan suku bunga pada Oktober dan probabilitas 84% untuk setidaknya satu kali kenaikan 25 basis poin pada Desember.

CPI AS Jadi Katalis Pergerakan Emas

Dalam lingkungan suku bunga tinggi, emas cenderung kalah menarik dibandingkan aset berimbal hasil seperti obligasi.

“Rilis data CPI pekan depan dapat menjadi katalis bagi pergerakan besar emas berikutnya.Inflasi yang masih membandel, yang mendorong The Fed untuk melakukan siklus kenaikan suku bunga yang lebih agresif, dapat memaksa harga emas spot untuk kembali menguji level support psikologis di angka $4.000,” ujar kepala analis pasar di Bybit, Han Tan.

Di pasar fisik, permintaan emas di India melemah pekan ini seiring kenaikan harga, sementara aktivitas perdagangan di China, konsumen utama, melambat karena periode perdagangan yang lebih singkat akibat libur.

Di antara logam lain, harga perak spot naik 2,7% menjadi US$ 60,93 per ons.

Rekomendasi