Diambil Alih PT Indobuildco, Pengelola GBK Siap Tampung Karyawan Hotel Sultan

Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi Kusumo mengatakan soal nasib karyawan tersebut merupakan hal teknis.

Maulandy Rizki Bayu Kencana
Diambil Alih PT Indobuildco, Pengelola GBK Siap Tampung Karyawan Hotel Sultan
Diambil Alih PT Indobuildco, Pengelola GBK Siap Tampung Karyawan Hotel Sultan (Merdeka.com)

Diambil Alih PT Indobuildco, Pengelola GBK Siap Tampung Karyawan Hotel Sultan 

Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi Kusumo mengatakan soal nasib karyawan tersebut merupakan hal teknis. 

Pengelola GBK Siap Tampung Karyawan Hotel Sultan 

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mengaku masih belum mengetahui kelanjutan nasib karyawan dan pekerja di Hotel Sultan, pasca PT Indobuildco didesak mengosongkan lahan hotel bintang 5 tersebut.

Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi Kusumo mengatakan soal nasib karyawan tersebut merupakan hal teknis. Sehingga ia belum bisa memutuskan nasib mereka nantinya bakal langsung masuk PPKGBK setelah Indobuildco angkat kaki dan opsi lainnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Ini bisa kami bicarakan dengan baik untuk masalah ini. Kenapa? Karena tentu Kemensetneg juga punya pengalaman-pengalaman, seperti di Taman Mini contohnya, bahwa karyawan tentunya hak-hak mereka sejatinya masih di bawah Indobuildco," ujar Rakhmadi di Komplek GBK, Jakarta, Rabu (4/10).

"Tetapi kalau ke depannya bisa dimanfaatkan lebih baik bersama PPKGBK, tentu kami akan mencarikan solusi yang terbaik untuk mereka," imbuh Rakhmadi.

Ke depan, ia berjanji eks area lahan Hotel Sultan nantinya akan dibangun kawasan yang lebih terbuka untuk masyarakat.


Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut rencana detail tata ruang, sebagian area Hotel Sultan juga direncanakan akan kembali dipakai sebagai lahan komersial.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Rencana induk itu sejatinya bagaimana kita optimalisasi aset lebih baik pada masyarakat. Secara RDTR ada area komersial," terang Rakhmadi. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kita ingin lebih baik lagi, masyarakat bisa masuk ke dalam, ruang terbuka hijau, aspek komersial, dan ruang untuk masyarakat. Syukur-syukur punya ikon atau landmmark baru di Jakarta," tuturnya.

Rekomendasi