Kementerian BUMN Tutup Rapat Alasan Pencopotan Awaluddin dari Dirut Angkasa Pura II

Saat ini, posisi Direktur Utama Angkasa Pura II dipegang Wendo Asrul Rose.

Maulandy Rizki Bayu Kencana
Kementerian BUMN Tutup Rapat Alasan Pencopotan Awaluddin dari Dirut Angkasa Pura II
Kementerian BUMN Tutup Rapat Alasan Pencopotan Awaluddin dari Dirut Angkasa Pura II (Merdeka.com)

Kementerian BUMN Tutup Rapat Alasan Pencopotan Direktur Utama Angkasa Pura II

Kementerian BUMN mengungkapkan adanya alasan teknis terkait pencopotan Muhammad Awaluddin dari posisi Direktur Utama PT Angkasa Pura II (AP II).

Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pemegang saham AP II dalam hal ini pemerintah dan Holding BUMN Pariwisata dan Aviasi InJourney pasti punya pertimbangan teknis perihal pencopotan Muhammad Awaluddin. 

"Pasti ada pertimbangan-pertimbangan tertentulah yang dibuat, sehingga pak Awaluddin diganti. Jadi ya soal ini kenapanya, pasti ada pertimbangan-pertimbangan teknis yang dilakukan," 

"Pasti ada pertimbangan-pertimbangan tertentulah yang dibuat, sehingga pak Awaluddin diganti. Jadi ya soal ini kenapanya, pasti ada pertimbangan-pertimbangan teknis yang dilakukan," 
Dok. Istimewa

ujar Arya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (27/11).

Saat ini, posisi Direktur Utama Angkasa Pura II dipegang Wendo Asrul Rose.

Selain sebagai Pelaksana tugas (Plt) Dirut, Wendo juga menjabat selaku Direktur Operasi di perusahaan yang sama.

Adapun pencopotan Awaluddin juga bertepatan dengan rencana Kementerian BUMN melakukan merger terhadap operator bandara pelat merah, yakni AP I dan AP II. 

Namun, Arya belum bisa memastikan Angkasa Pura II masih tetap akan dipegang oleh seorang Plt Dirut hingga proses merger final.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Belum tentu juga, bisa aja ada penggantinya. Kan butuh juga namanya untuk mempercepat atau apapun, bisa aja," ungkap dia. 

Ketika ditanya apakah Kementerian BUMN tengah menyiapkan posisi baru untuk Muhammad Awaluddin, ia pun mengaku belum tahu.

"Sampai hari ini sih belum dapet informasi," pungkasnya. 

Rekomendasi