Pemkab Bandung Catat Laju Pertumbuhan Ekonomi 6,32 Persen, Dorong Kesejahteraan Warga

Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung melonjak hingga 6,32 persen pada 2025, menandakan perbaikan signifikan yang mendorong lahirnya wirausaha dan lapangan kerja baru.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Bandung Catat Laju Pertumbuhan Ekonomi 6,32 Persen, Dorong Kesejahteraan Warga
Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung melonjak hingga 6,32 persen pada 2025, menandakan perbaikan signifikan yang mendorong lahirnya wirausaha dan lapangan kerja baru. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Bandung mengumumkan laju pertumbuhan ekonomi yang membanggakan. Angka ini mencapai 6,32 persen pada tahun 2025. Capaian ini menunjukkan kondisi ekonomi masyarakat yang semakin membaik.

Peningkatan signifikan ini disampaikan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna. Pengumuman tersebut dilakukan dalam momen Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385. Hal ini terjadi di tengah berbagai tantangan global dan regional.

Angka pertumbuhan ini melampaui capaian tahun sebelumnya yang berada di 5,04 persen. Kenaikan tersebut juga mendorong munculnya berbagai wirausaha baru. Selain itu, banyak lapangan kerja baru yang terbuka bagi masyarakat.

Peningkatan Signifikan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi daerahnya mencapai 6,32 persen pada tahun 2025. Angka ini mengalami kenaikan dari 5,04 persen pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi cerminan nyata dari kondisi ekonomi masyarakat yang semakin membaik.

Dadang juga menyoroti peningkatan sebesar 1,34 persen pada periode 2024–2025. Ini merupakan capaian yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir di Kabupaten Bandung. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini menunjukkan tren positif berkelanjutan.

Capaian tersebut tidak hanya sekadar angka statistik. Pertumbuhan ekonomi ini secara langsung mendorong lahirnya banyak wirausaha baru di berbagai sektor. Selain itu, tercipta pula beragam lapangan kerja yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Indikator Makro Ekonomi Lain yang Positif

Selain laju pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Bandung juga mencatat tren positif pada indikator makro lainnya. Hal ini menunjukkan keberhasilan program pemerintah daerah dalam berbagai aspek pembangunan. Peningkatan kualitas hidup masyarakat menjadi fokus utama.

Angka kemiskinan di Kabupaten Bandung berhasil ditekan secara signifikan. Tingkat kemiskinan turun menjadi 6,04 persen. Bahkan, kemiskinan ekstrem juga mengalami penurunan drastis menjadi 0,5 persen.

Kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menunjukkan perbaikan yang menggembirakan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung pada tahun 2025 mencapai 75,58 poin. Angka ini meningkat dari 74,59 poin pada periode sebelumnya.

Strategi dan Kolaborasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Bupati Dadang Supriatna menilai bahwa capaian positif ini tidak lepas dari penerapan konsep ekonomi sirkular. Konsep ini selaras dengan program-program pemerintah pusat. Strategi ini berfokus pada pemanfaatan sumber daya secara efisien.

Peran aktif masyarakat hingga tingkat desa juga menjadi kunci keberhasilan. Partisipasi warga dalam berbagai program pembangunan sangat vital. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus menjaga tren positif ini. Penguatan kolaborasi lintas sektor akan menjadi prioritas utama. Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga akan terus digenjot untuk mendukung pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi