Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, baru saja menyelenggarakan pelatihan pengolahan hasil perikanan. Kegiatan ini khusus ditujukan bagi penyandang disabilitas dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Pelatihan yang berlangsung di Kecamatan Cinangka ini dimulai pada Senin, 6 April, dan akan berjalan selama empat hari ke depan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Serang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain itu, program ini bertujuan kuat untuk mendorong kemandirian ekonomi di kalangan masyarakat. Diharapkan, peserta dapat memperoleh keterampilan baru yang bermanfaat.
Pelaksanaan pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang. Mereka bekerja sama dengan Balai Diklat Industri Jakarta, yang berada di bawah naungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Kolaborasi ini memastikan materi yang relevan dan berkualitas.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Kualitas SDM Melalui Pelatihan Olah Ikan Disabilitas Serang
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh total 40 peserta. Jumlah tersebut terdiri dari 20 penyandang disabilitas dan 20 pelaku UMKM lokal yang antusias. Mereka semua akan mendapatkan bimbingan intensif dari para pakar di bidang pengolahan ikan.
Para peserta penyandang disabilitas akan dilatih secara langsung untuk mengubah ikan menjadi berbagai produk makanan. Produk-produk ini memiliki nilai jual tinggi di pasaran, seperti otak-otak, bakso ikan, hingga dimsum yang lezat. Pendekatan ini memastikan mereka mendapatkan keterampilan praktis.
Melalui Pelatihan Olah Ikan Disabilitas Serang ini, setiap peserta diharapkan mampu menciptakan produk yang higienis dan kompetitif. Kemampuan ini sangat penting untuk membuka peluang usaha baru. Pada akhirnya, diharapkan dapat secara signifikan memutus rantai angka pengangguran di Kabupaten Serang.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Pemasaran dan Perizinan untuk Produk UMKM
Pemkab Serang tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga memfasilitasi kurasi produk bagi peserta. Langkah ini dilakukan dengan menggandeng pihak ritel modern terkemuka, yaitu Alfamidi. Kemitraan ini bertujuan agar produk UMKM dapat menembus pasar yang lebih luas.
Bupati Zakiyah menyatakan bahwa kurasi ini penting untuk menilai kelayakan produk UMKM masuk ke ritel. Jika ada kekurangan, pihak ritel akan memberikan masukan mengenai persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satu aspek krusial yang sering disoroti adalah terkait tanggal kedaluwarsa produk.
Oleh karena itu, Pemkab Serang mengimbau para pelaku UMKM untuk segera melengkapi perizinan standar yang diperlukan. Ini termasuk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikat halal, dan pencantuman masa kedaluwarsa produk. Kelengkapan ini menjadi kunci utama untuk ekspansi pasar.
Advertisement
Khusus bagi peserta dari kalangan disabilitas, Pemkab Serang berkomitmen penuh memberikan pendampingan pascapelatihan. Pendampingan ini meliputi fasilitasi pembuatan PIRT secara gratis. Selain itu, akses bantuan permodalan juga dikoordinasikan dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Serang.
Advertisement
Keterampilan Teknis dan Nonteknis dalam Pelatihan Olah Ikan Disabilitas Serang
Kepala Balai Diklat Industri Jakarta pada Kemenperin, Ali Khomaini, menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya fokus pada teknik pengolahan fisik ikan. Pihaknya juga membekali peserta dengan berbagai keterampilan nonteknis (soft skill) yang krusial. Keterampilan ini penting untuk keberlanjutan usaha.
Peserta Pelatihan Olah Ikan Disabilitas Serang diajarkan cara membuat Nomor Induk Berusaha (NIB). Mereka juga dibekali dengan teknik pemasaran produk yang efektif. Semua aspek penting dalam menjalankan usaha diajarkan secara komprehensif di lokasi pelatihan.
Kegiatan penting ini berlangsung di Kecamatan Cinangka dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah. Turut hadir Kepala Pusbindiklat SDMA BPSDMI Kemenperin Ronggolawe Sahuri, Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang Adang Rahmat, dan Direktur BPR Serang. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews