Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua, mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan beragam potensi daerah. Upaya ini bertujuan utama untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat setempat. Inisiatif ini menjadi krusial di tengah tantangan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah menggali semua potensi. Fokus utama diarahkan pada sektor pariwisata yang dinilai memiliki prospek cerah untuk mendongkrak pendapatan daerah. Langkah proaktif ini diambil guna mencari solusi atas keterbatasan anggaran.
Pengurangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jayapura tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp253 miliar. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk bergerak cepat mencari alternatif. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur esensial dapat terus berjalan tanpa hambatan berarti.
Advertisement
Advertisement
Fokus Optimalisasi Sektor Pariwisata
Pemerintah Kabupaten Jayapura secara serius mengoptimalkan seluruh potensi yang ada, khususnya pada sektor pariwisata. Langkah ini menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan PAD dan menopang ekonomi lokal. Yusuf Yambe Yabdi menekankan pentingnya pengembangan sektor ini sebagai sumber pendapatan berkelanjutan.
Salah satu lokasi yang memiliki potensi besar adalah Kampung Tarfia di Distrik Demta, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sarmi. Kawasan ini dikenal memiliki daya tarik wisata alam seperti 1.000 pohon cemara. Potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi destinasi wisata unggulan yang menarik banyak pengunjung.
Pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada keindahan alam semata. Pemerintah juga berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat sekitar. Dengan demikian, manfaat dari sektor pariwisata dapat dirasakan langsung oleh warga lokal.
Advertisement
Advertisement
Pembangunan Infrastruktur Penunjang Aksesibilitas
Untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Jayapura memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan. Pembangunan ini dilakukan bekerja sama dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional. Tujuannya adalah untuk meningkatkan aksesibilitas ke berbagai destinasi wisata potensial.
Beberapa ruas jalan yang sedang dibangun meliputi jalan menuju Kampung Omon dan ruas jalan Demta-Muaif. Pembangunan jalan ini sangat vital karena kawasan tersebut memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut akan meningkat signifikan.
Aksesibilitas yang memadai tidak hanya memudahkan wisatawan, tetapi juga memperlancar distribusi barang dan jasa. Hal ini secara tidak langsung akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Investasi pada infrastruktur menjadi kunci untuk membuka potensi ekonomi daerah yang selama ini belum tergarap optimal.
Advertisement
Advertisement
Strategi Mengatasi Tantangan Anggaran
Penurunan APBD Kabupaten Jayapura sebesar Rp253 miliar pada tahun 2026 menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah. Namun, kondisi ini tidak menyurutkan semangat Pemkab Jayapura untuk terus berinovasi. Mereka bergerak cepat mencari solusi agar pembangunan infrastruktur dan program kesejahteraan tetap berjalan.
Optimalisasi potensi daerah, terutama pariwisata, menjadi jawaban atas keterbatasan anggaran. Strategi ini diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan baru yang stabil. Dengan demikian, pemerintah daerah tidak hanya bergantung pada alokasi dari pusat.
Pemerintah Kabupaten Jayapura berkomitmen untuk terus menggali dan mengembangkan potensi lokal secara maksimal. Tujuannya adalah untuk memastikan keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Inisiatif ini mencerminkan adaptasi dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews