Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) telah menggulirkan program subsidi transportasi untuk masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban finansial warga serta mengantisipasi lonjakan penumpang pasca-perayaan Idulfitri. Program ini mencakup potongan harga tiket sebesar 50 persen untuk kapal laut dan feri, serta penyediaan layanan bus gratis menuju Sofifi, pusat pemerintahan provinsi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Malut, Dedy Kotambunan, di Ternate pada Jumat, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari arahan gubernur. Langkah strategis ini diharapkan dapat memastikan kelancaran, keamanan, dan ketertiban arus balik Lebaran. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan fasilitas yang disediakan agar perjalanan kembali ke tempat asal dapat berjalan dengan nyaman dan efisien.
Penjualan tiket bersubsidi telah dibuka sejak tanggal 23 Maret dan akan berlangsung hingga 30 Maret 2026. Tiket kapal laut dapat dibeli secara daring melalui aplikasi Easybook, memberikan kemudahan akses bagi penumpang. Sementara itu, untuk rute dari Sula dan Taliabu menuju Ternate, pembelian tiket dilayani secara luring (offline) karena keterbatasan jaringan internet di wilayah tersebut.
Advertisement
Advertisement
Detail Subsidi Tiket Kapal dan Feri
Subsidi transportasi arus balik Lebaran 2026 ini menawarkan diskon 50 persen khusus bagi penumpang pejalan kaki pada sejumlah lintasan feri utama. Sebagai contoh, rute Sofifi–Ternate kini hanya bertarif Rp15.500, turun signifikan dari harga normal Rp31.000 untuk penumpang dewasa.
Penyesuaian tarif serupa juga berlaku untuk lintasan Sidangoli-Ternate, yang kini menjadi Rp15.000 dari sebelumnya Rp30.000. Selain itu, potongan harga ini juga diterapkan pada rute Daruba-Tobelo serta Makian–Moti-Ternate, memberikan keuntungan finansial bagi banyak penumpang. Program subsidi ini diharapkan dapat mengurangi biaya perjalanan secara substansial bagi masyarakat Maluku Utara.
Untuk pembelian tiket kapal laut bersubsidi, masyarakat dapat mengaksesnya melalui aplikasi Easybook, sebuah platform pemesanan tiket daring yang terintegrasi. Namun, untuk daerah dengan akses internet terbatas seperti Sula dan Taliabu, Dishub Malut menyediakan layanan pembelian tiket secara luring. Hal ini memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati fasilitas subsidi ini.
Advertisement
Advertisement
Layanan Bus Gratis dan Jadwal Keberangkatan
Selain subsidi tiket feri, Dishub Malut juga menyiapkan armada bus gratis sebagai transportasi lanjutan menuju Sofifi. Layanan bus gratis ini tersedia dari beberapa titik kumpul utama, yaitu Tobelo di Kabupaten Halmahera Utara, Subaim di Halmahera Timur, dan Weda di Halmahera Tengah.
Operasional bus gratis ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 25 hingga 27 Maret 2026. Jadwal keberangkatan bus dari masing-masing daerah ditetapkan sekitar pukul 09.00 WIT. Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan bus gratis ini dapat melakukan pendaftaran melalui kontak resmi Dishub Malut, memastikan ketersediaan tempat dan kelancaran perjalanan.
Inisiatif bus gratis ini melengkapi program subsidi tiket, menciptakan sistem transportasi terpadu untuk arus balik Lebaran. Tujuannya adalah untuk mempermudah mobilitas masyarakat dari berbagai wilayah di Maluku Utara menuju ibu kota provinsi. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi semua.
Advertisement
Advertisement
Jadwal Kapal Laut Arus Balik dan Imbauan Penting
Dalam mendukung kelancaran arus balik, Dishub Malut juga telah merilis jadwal kapal laut untuk berbagai rute penting. Rute Sanana-Ternate akan dilayani oleh KM Permata Obi pada tanggal 26 Maret pukul 16.00 WIT. Sementara itu, rute Jailolo-Ternate akan dilayani oleh KM Queen Mary pada 25 dan 27 Maret pukul 08.00 WIT, serta KM Cantika Express 08 pada 29 Maret pukul 16.00 WIT.
Untuk rute Babang-Ternate, beberapa kapal akan beroperasi, termasuk KM Uki Raya 05 pada 27 Maret, KM Bunda Maria pada 28 Maret, KM Satria Express 99 pada 29 Maret, dan KM Marin Teratai pada 30 Maret, dengan seluruhnya dijadwalkan berangkat pukul 20.00 WIT. Layanan ini juga mencakup rute kepulauan lainnya seperti Daruba-Dama-Ternate hingga Falabisahaya-Dofa-Pasipa-Sanana-Ternate, memastikan konektivitas antar pulau.
Dedy Kotambunan mengingatkan bahwa jadwal dan operasional kapal dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan ini dapat terjadi karena kondisi cuaca yang tidak menentu atau kendala teknis di lapangan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk secara aktif memantau informasi resmi terbaru dari Dishub Malut agar tidak ketinggalan atau salah jadwal keberangkatan. Pemanfaatan program subsidi ini diharapkan dapat berjalan optimal dengan perhatian terhadap informasi terkini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews