PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara (Sumut) telah menegaskan komitmennya untuk memastikan pasokan listrik tetap andal di seluruh wilayah kerjanya selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal ini disampaikan langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, di Medan pada hari Jumat. Komitmen ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan berbagai aktivitas selama Lebaran dengan khusyuk serta tanpa hambatan.
Mundhakir menyatakan kesiapan penuh PLN Sumut dalam menjaga keandalan listrik bagi seluruh pelanggan. Ketersediaan daya listrik yang memadai menjadi fokus utama untuk mendukung kelancaran perayaan hari besar keagamaan ini. PLN Sumut berupaya keras agar tidak ada gangguan signifikan yang dapat mengurangi kenyamanan masyarakat.
Langkah-langkah antisipatif telah disiapkan secara menyeluruh, mencakup penyiagaan personel dan peralatan di berbagai lokasi strategis. Dengan demikian, respons cepat terhadap potensi gangguan dapat dilakukan secara efektif. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memanfaatkan layanan pengaduan yang telah disediakan jika sewaktu-waktu terjadi kendala.
Advertisement
Advertisement
Kesiapan Sistem Kelistrikan PLN Sumut
Sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Utara saat ini memiliki daya mampu yang sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan selama Idul Fitri 1447 H. Mundhakir menjelaskan bahwa daya mampu sistem mencapai 2.323 megawatt (MW). Angka ini menunjukkan kapasitas produksi listrik yang kuat dan stabil.
Sementara itu, beban puncak kelistrikan di Sumut diperkirakan sekitar 2.210 MW. Dengan perbandingan daya mampu dan beban puncak tersebut, terdapat cadangan daya yang cukup besar. Cadangan daya sebesar 113 MW ini menjadi jaminan tambahan untuk menjaga keandalan pasokan listrik.
Ketersediaan cadangan daya ini sangat krusial untuk mengantisipasi lonjakan penggunaan listrik atau potensi gangguan tak terduga. PLN Sumut telah melakukan perhitungan matang untuk memastikan keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Kesiapan ini menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas kelistrikan.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Peralatan dan Personel Siaga
Untuk mengantisipasi berbagai skenario, PLN Sumut menyiagakan beragam peralatan pendukung yang canggih dan responsif. Khususnya untuk pelaksanaan shalat Id, genset dan uninterruptible power supply (UPS) dengan kapasitas masing-masing hingga 200 kVA telah disiapkan. Peralatan ini berfungsi sebagai cadangan daya darurat yang dapat langsung digunakan apabila terjadi pemadaman.
Selain itu, PLN juga menyiapkan genset mobile, gardu bergerak (UGB), serta peralatan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Keberadaan peralatan mobile ini memungkinkan tim PLN untuk bergerak cepat ke lokasi gangguan tanpa perlu mematikan aliran listrik secara luas. Ini meminimalkan dampak gangguan terhadap masyarakat.
Tidak hanya peralatan, PLN Sumut juga menyiagakan seluruh personelnya dalam kondisi siap siaga penuh. Posko-posko pengamanan juga didirikan di berbagai titik strategis untuk memastikan sistem pengamanan beroperasi optimal selama periode siaga Idul Fitri. Mundhakir menekankan bahwa seluruh tim akan hadir dengan respons cepat dan layanan terbaik demi kenyamanan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Layanan dan Respons Cepat
Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan, PLN Sumut menyediakan jalur komunikasi yang mudah diakses oleh masyarakat. Layanan pengaduan 24 jam tersedia melalui aplikasi PLN Mobile, yang memungkinkan pelanggan melaporkan gangguan atau keluhan kapan saja dan di mana saja. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur lain yang memudahkan pelanggan.
Selain aplikasi, Contact Center 123 juga tetap beroperasi penuh selama 24 jam untuk melayani berbagai kebutuhan informasi dan pengaduan. Keberadaan dua kanal utama ini memastikan bahwa setiap laporan dari masyarakat dapat ditangani dengan cepat. Tim respons cepat akan segera menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.
Penyiagaan posko di berbagai titik strategis juga menjadi bagian penting dari strategi respons cepat PLN Sumut. Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pangkalan bagi tim teknis. Dengan demikian, penanganan gangguan dapat dilakukan secara lebih efisien dan efektif, meminimalisir waktu pemadaman.
Advertisement
Sumber: AntaraNews