Prabowo Ajak Konglomerat Prajogo Pangestu Hingga Aguan Buka Lapangan Kerja dan Perkuat Kemandirian Bangsa

Dia juga menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha melalui semangat Indonesia Incorporated untuk memperkuat daya saing nasional.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Prabowo Ajak Konglomerat Prajogo Pangestu Hingga Aguan Buka Lapangan Kerja dan Perkuat Kemandirian Bangsa
Prabowo Ajak Konglomerat Prajogo Pangestu Hingga Aguan Buka Lapangan Kerja dan Perkuat Kemandirian Bangsa (Merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi lima pengusaha besar Indonesia di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (10/2) malam. Prabowo menyerap berbagai masukan dari para pelaku usaha terkait tantangan dan peluang ekonomi.

Dia juga menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha melalui semangat Indonesia Incorporated untuk memperkuat daya saing nasional dan mempercepat pembangunan.

"Pembangunan industri harus berdampak langsung bagi rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian bangsa," kata Prabowo dikutip dari siaran pers, Rabu (11/6).

Dia juga mengajak para pengusaha untuk terus berkolaborasi dalam membuka dan memperluas lapangan pekerjaan, memperkuat sektor riil, serta mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Merespons hal tersebut, para konglomerat tersebut menyatakan komitmen bersama untuk mendukung penuh arah kebijakan pemerintahan Prabowo. Mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas gizi dan pendidikan anak-anak, hingga pembangunan industri yang berpihak pada kepentingan bangsa.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat gotong royong sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. Audiensi berlangsung selama kurang lebih empat jam, mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.

Audiensi Atas Permintaan Pengusaha

Prabowo Ajak Konglomerat Prajogo Pangestu Hingga Aguan Buka Lapangan Kerja dan Perkuat Kemandirian Bangsa
Prabowo Ajak Konglomerat Prajogo Pangestu Hingga Aguan Buka Lapangan Kerja dan Perkuat Kemandirian Bangsa istimewa

Audiensi ini diselenggarakan atas permintaan para pengusaha untuk berdiskusi langsung dengan Prabowo. Lima pengusaha nasional yang hadir yakni Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Boy Thohir (Adaro Energy), dan Sugianto Kusuma atay Aguan (Agung Sedayu Group).

Pertemuan malam itu tidak hanya menjadi forum diskusi strategis. Namun juga ajang silaturahmi untuk menyamakan langkah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Senin (9/2/2026) malam. Prabowo menekankan pentingnya sektor industri memberikan manfaat nyata bagi rakyat serta menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.

Berdasarkan siaran pers dari Badan Komunikasi Pemerintah, pertemuan yang berlangsung sejak pukul 18.50 hingga 22.00 WIB itu berjalan hangat dan penuh semangat kebersamaan. Total ada 22 pengusaha yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Tukar Pandangan soal Kondisi Ekonomi

Selama kurang lebih tiga jam, Prabowo dan para pengusaha berdiskusi serta bertukar pandangan terkait kondisi ekonomi nasional dan tantangan dunia usaha ke depan. Prabowo mendengarkan berbagai masukan dan aspirasi pelaku usaha, termasuk pandangan mereka mengenai arah kebijakan ekonomi nasional.

Prabowo juga menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yakni kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini untuk memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi.

"Pembangunan industri harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan memperkuat kemandirian bangsa," kata Prabowo dikutip dari siaran pers pada Selasa (10/2).

Lebih lanjut, Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil.

Adapun 22 pengusaha Apindo yang hadir antara lain Sofjan Wanandi, Sudamek, Suryadi Sasmita, Haryanto Adikoesoemo, Mucki Tan, Harijanto, Johny Darmawan, Shinta W. Kamdani, Sanny Iskandar, Eddy Hussy, Soegianto Nagaria, Lindrawati Widjojo, Hendra Widjaja, Budiarsa Sastrawinata, Ronald Walla, Adhi Lukman, Raymond Gunawan, Dedy Rochimat, Kris Adidarma, Leo Julianto Sutedja, dan Harry Lukminto.

Rekomendasi