BPS Bali Catat Kunjungan Wisman Capai 6,95 Juta Sepanjang 2025, Jalur Laut Melonjak Signifikan

Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mengumumkan total Kunjungan Wisman Bali pada tahun 2025 mencapai hampir 7 juta. Peningkatan ini didorong oleh lonjakan kedatangan melalui jalur laut yang menarik perhatian, menunjukkan pemulihan sektor pariwisata yang kuat

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BPS Bali Catat Kunjungan Wisman Capai 6,95 Juta Sepanjang 2025, Jalur Laut Melonjak Signifikan
Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat Kunjungan Wisman Bali 2025 tembus 6,95 juta, naik hampir 10 persen dari tahun sebelumnya. Data ini menyoroti lonjakan signifikan dari jalur laut dan dominasi wisatawan Australia. (AntaraNews)

Badan Pusat Statistik (BPS) Bali baru saja merilis data mengejutkan mengenai sektor pariwisata. Sepanjang tahun 2025, total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata mencapai angka fantastis 6.948.754 kunjungan. Angka ini menunjukkan pemulihan dan pertumbuhan signifikan bagi industri pariwisata Bali.

Statistisi Ahli Madya BPS Bali, I Made Agus Adnyana, menjelaskan bahwa jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 9,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Peningkatan ini menjadi indikator positif terhadap daya tarik Bali di mata dunia. Kenaikan ini juga menandakan keberhasilan upaya promosi pariwisata.

Data ini tidak hanya mencakup kedatangan melalui jalur udara, tetapi juga menyoroti lonjakan signifikan dari jalur laut. Fenomena ini memberikan gambaran baru mengenai preferensi dan cara wisatawan tiba di pulau tersebut. Perkembangan ini patut dicermati lebih lanjut oleh para pemangku kepentingan.

Peningkatan Signifikan Kunjungan Wisman Bali dan Peran Jalur Laut

Total kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali pada tahun 2025 mencapai 6.948.754 kunjungan, menunjukkan pertumbuhan yang solid. Angka ini menjadi bukti nyata pemulihan sektor pariwisata pascapandemi. Peningkatan ini memberikan harapan baru bagi perekonomian lokal.

Salah satu aspek paling menarik dari data BPS Bali adalah peningkatan tajam kunjungan melalui jalur laut. Sepanjang 2025, jumlah wisman yang masuk melalui pintu laut mencapai 41.169 kunjungan. Angka ini melonjak 65,88 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya 24.819 kunjungan.

Made Agus Adnyana dari BPS Bali menyoroti bahwa peningkatan kedatangan via laut ini cukup tinggi. Ia menyebutkan adanya kedatangan kapal-kapal besar serta pembukaan rute penerbangan baru sebagai pemicu. Dua kapal besar yang bersandar pada Desember saja turut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan ini.

Dominasi Australia dan Tren Regional Kunjungan Wisman Bali

Berdasarkan asal kawasan, data BPS Bali menunjukkan bahwa kunjungan wisman dari sebagian besar wilayah mengalami peningkatan. Hanya kawasan ASEAN yang mencatat penurunan tipis sebesar 0,09 persen sepanjang 2025. Sementara itu, kunjungan dari Asia, Eropa, Oseania, Amerika Serikat, Timur Tengah, dan Afrika semuanya menunjukkan tren positif.

Jika ditelusuri per negara, Australia tetap menjadi penyumbang wisman terbesar ke Bali. Sebanyak 1.628.460 kunjungan berasal dari Negeri Kanguru, menyumbang 23,44 persen dari total kunjungan 2025. Posisi Australia ini mengukuhkan dominasinya sebagai pasar utama pariwisata Bali.

Setelah Australia, India menempati posisi kedua dengan 569.260 kunjungan, diikuti Tiongkok dengan 537.380 kunjungan. Korea Selatan (346.680), Inggris (317.520), Prancis (279.120), dan Amerika Serikat (274.610) juga masuk dalam daftar 10 besar. Malaysia (251.160), Singapura (211.330), dan Jepang (208.620) melengkapi daftar negara dengan kunjungan tertinggi.

Kontribusi Akhir Tahun dan Perjalanan Wisatawan Nusantara

Tren positif Kunjungan Wisman Bali sepanjang 2025 juga terlihat dari peningkatan bulanan yang konsisten. Pada bulan Desember saja, Bali kedatangan 572.668 wisatawan mancanegara secara langsung. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 18,48 persen dibandingkan bulan November 2025.

Peningkatan kedatangan pada akhir tahun juga kembali menyoroti peran penting jalur laut. Made Agus Adnyana mengungkapkan bahwa pada Desember, 13.878 kunjungan datang melalui laut. Angka ini melonjak 102,39 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menegaskan momentum pertumbuhan dari moda transportasi ini.

Selain wisman, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) juga menunjukkan aktivitas yang tinggi. Sepanjang Desember 2025, tercatat sebanyak 2.198.625 perjalanan wisnus. Secara total untuk tahun 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 26.615.306, menunjukkan geliat pariwisata domestik yang kuat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi