Jasa Marga mencatat lonjakan signifikan arus lalu lintas kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek pada awal Tahun Baru 2026. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa sebanyak 155.596 kendaraan telah kembali dalam periode 24 jam. Angka ini menunjukkan aktivitas mobilitas yang tinggi pasca-libur panjang.
Data kumulatif ini dihimpun dari empat Gerbang Tol (GT) Utama yang menjadi pintu masuk ke Jabotabek. Gerbang tol tersebut meliputi GT Cikupa dari arah Merak, GT Ciawi dari arah Puncak, serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama dari arah Trans Jawa dan Bandung. Pengumpulan data dilakukan mulai Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB hingga Jumat, 2 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, mencakup puncak periode arus balik Tahun Baru 2026.
Total volume lalu lintas arus balik Tahun Baru 2026 ini menunjukkan peningkatan sebesar 15,14 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 135.141 kendaraan. Peningkatan ini menjadi indikasi kuat tingginya animo masyarakat untuk berlibur dan kembali ke aktivitas rutin mereka. Informasi ini disampaikan oleh Rivan dalam keterangan resminya di Jakarta.
Advertisement
Advertisement
Distribusi Arus Balik Jabotabek
Distribusi lalu lintas kendaraan yang kembali ke Jabotabek terbagi dari tiga arah utama, menunjukkan pola pergerakan yang dominan. Mayoritas kendaraan, yaitu sebanyak 71.301 unit atau 45,82 persen, datang dari arah Timur yang mencakup wilayah Trans Jawa dan Bandung. Angka ini menegaskan Trans Jawa dan Bandung sebagai jalur favorit pemudik.
Selanjutnya, kendaraan dari arah Selatan, khususnya Puncak, menyumbang 43.491 unit atau 27,95 persen dari total arus balik. Wilayah Puncak memang selalu menjadi destinasi populer selama musim liburan. Sementara itu, dari arah Barat atau Merak, tercatat 40.804 kendaraan yang kembali ke Jabotabek, mengisi porsi 26,22 persen dari keseluruhan.
Perbandingan dengan lalu lintas normal menunjukkan adanya variasi signifikan di setiap gerbang tol. Meskipun total volume meningkat, beberapa titik mengalami penurunan. Data ini penting untuk evaluasi dan perencanaan manajemen lalu lintas di masa mendatang.
Advertisement
Advertisement
Lonjakan Signifikan dari Timur dan Selatan
Arus balik dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek menunjukkan peningkatan yang mencolok. Sebanyak 33.990 kendaraan tercatat melintas, meningkat 28,14 persen dari lalu lintas normal. Hal ini mengindikasikan bahwa banyak masyarakat memanfaatkan akses tol Trans Jawa untuk perjalanan liburan mereka.
Serupa, lalu lintas dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang juga mengalami lonjakan signifikan. Dengan 37.311 kendaraan, peningkatan mencapai 35,73 persen dari kondisi normal. Total kendaraan dari Trans Jawa dan Bandung melalui kedua gerbang tol tersebut mencapai 71.301 unit, naik sebesar 32 persen dari lalu lintas normal.
Di sisi lain, lalu lintas dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak justru lebih rendah dari normal. Tercatat 40.804 kendaraan, angka ini 15,75 persen lebih rendah dari lalu lintas normal. Ini mungkin menunjukkan preferensi tujuan liburan yang berbeda atau pergeseran moda transportasi.
Advertisement
Namun, dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek mencapai 43.491 unit. Angka ini meningkat sebesar 33,03 persen dari lalu lintas normal. Peningkatan ini menegaskan popularitas Puncak sebagai destinasi liburan singkat bagi warga Jabotabek.
Advertisement
Rekapitulasi Lalu Lintas Nataru 2025/2026
Selain data arus balik Tahun Baru 2026, Jasa Marga juga merangkum total pergerakan kendaraan selama 15 hari periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Terhitung mulai Kamis, 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Jumat, 2 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, sebanyak 2.480.105 kendaraan meninggalkan Jabotabek.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan 12,85 persen dari lalu lintas normal yang berjumlah 2.197.652 kendaraan. Realisasi ini telah mencapai 85,07 persen dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan yang akan meninggalkan Jabotabek. Pencapaian ini mendekati target yang telah ditetapkan oleh Jasa Marga.
Pada periode yang sama, kendaraan yang menuju wilayah Jabotabek tercatat sebanyak 2.303.572 unit. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 7,39 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 2.145.151 kendaraan. Realisasi ini telah mencapai 80,12 persen dari proyeksi 2,8 juta kendaraan yang akan masuk ke Jabotabek.
Advertisement
Data komprehensif ini memberikan gambaran menyeluruh tentang dinamika lalu lintas selama masa liburan panjang Nataru. Informasi ini sangat berharga bagi pihak terkait untuk perencanaan dan evaluasi kebijakan transportasi di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews