Perusahaan BUMN pencetak uang, Peruri dinobatkan sebagai perusahaan teknologi keamanan cetak kelas dunia dengan kapabilitas desain, rekayasa, dan inovasi yang diakui secara global. Peruri menjadi salah satu perwakilan Indonesia yang memperoleh apresiasi atas keunggulan dalam kategori desain dan inovasi dokumen sekuriti.
Sebagai informasi, Peruri baru saja menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional melalui Housenote 4.0 bertema Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dinobatkan sebagai 'Best Housenote 2025' pada ajang High Security Printing (HSP) Asia 2025
Housenote 4.0 dinilai istimewa berkat kreativitas artistik, penerapan fitur keamanan berlapis, serta kemampuannya mengangkat identitas Indonesia melalui narasi visual bertema Ibu Kota Nusantara.
Housenote 4.0 merupakan produk sampel yang dikembangkan Peruri sebagai sarana riset dan pemasaran di bidang security printing. Produk ini digunakan untuk memperkenalkan serta menunjukkan secara langsung kemampuan cetak berkeamanan tinggi dan beragam fitur pengaman yang diterapkan perusahaan.
Housenote menampilkan langsung kualitas, fitur keamanan, serta teknologi canggih yang digunakan Peruri, sehingga menjadi sarana yang efektif untuk memperlihatkan keunggulan dan standar tinggi perusahaan dalam industri percetakan berkeamanan.
Housenote 4.0 mengangkat tema keberlanjutan yang selaras dengan tantangan kota-kota modern. Sisi belakang menggambarkan realitas kehidupan metropolitan, sementara sisi depan menampilkan visual masa depan yang lebih seimbang dengan lanskap hijau, udara bersih, dan ruang terbuka yang tertata harmonis.
Keseluruhan desain ini menyampaikan pesan penting mengenai urgensi pemulihan ekosistem sebagai fondasi pembangunan, sekaligus merefleksikan perjalanan transformasi Indonesia.
Advertisement
Arah Strategis Perusahaan
Direktur Currency and Security Solutions Peruri, Saiful Bahri menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan kualitas karya yang dihasilkan, tetapi juga menggambarkan arah strategis perusahaan dalam menghadapi lanskap teknologi keamanan global yang semakin kompleks dan kompetitif.
"Di tengah dinamika teknologi keamanan global yang berkembang sangat cepat, kemampuan kami tidak hanya diukur dari inovasi yang terlihat pada sebuah produk, tetapi dari kapabilitas berkelanjutan untuk membangun trust melalui standar, kolaborasi, dan kesiapan teknologi masa depan. Housenote adalah bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga relevansi Indonesia di rantai nilai global high security," ujar Saiful.
High Security Printing Asia sendiri merupakan forum industri paling bergengsi dalam teknologi dokumen sekuriti seperti uang kertas, e-paspor, kartu identitas, visa, dan dokumen bernilai lainnya. Setiap tahun, konferensi ini dihadiri oleh 300 hingga 350 peserta yang terdiri dari bank sentral, otoritas percetakan uang, kementerian, dan pelaku industri keamanan dokumen dari seluruh dunia.
Forum ini juga menjadi tempat berkumpulnya para pengambil keputusan yang menentukan arah industri high security printing di regional Asia dan dunia.