Genjot Ekspor, Perusahaan Biofarmasi Asal Eropa Perluas Fasilitas Manufaktur di Cikarang

Perluasan ini memungkinkan peningkatan kapasitas Milab untuk melayani pertumbuhan volume ekspor, didukung oleh peningkatan fasilitas.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Genjot Ekspor, Perusahaan Biofarmasi Asal Eropa Perluas Fasilitas Manufaktur di Cikarang
Genjot Ekspor, Perusahaan Biofarmasi Asal Eropa Perluas Fasilitas Manufaktur di Cikarang (Merdeka.com)

Perusahaan biofarmasi asal Eropa, Menarini Asia-Pacific (Menarini) memperluas fasilitas pusat manufaktur ekspornya, PT Menarini Indria Laboratories (Milab) yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Pencapaian strategis ini memperkuat posisi Menarini dalam memenuhi permintaan regional yang terus meningkat, sekaligus menegaskan peran Indonesia sebagai bagian penting dari rantai pasok farmasi.

Perluasan ini memungkinkan peningkatan kapasitas Milab untuk melayani pertumbuhan volume ekspor, didukung oleh peningkatan fasilitas yang mampu menggandakan kecepatan pengemasan serta efisiensi. Pada tahun 2023, Dermatix, produk unggulan untuk perawatan bekas luka, yang terdiri dari Dermatix Ultra dan Dermatix Kids, pertama kali diekspor ke enam negara, termasuk Korea Selatan.

Menarini terus memperluas jangkauan ekspornya hingga mencakup 12 negara, dengan China sebagai destinasi terbaru. Volume ekspor Dermatix ke Tiongkok diproyeksikan mencapai 700.000 unit hingga akhir tahun ini.

Dengan dukungan pemerintah Indonesia, Milab telah mencatat pertumbuhan yang signifikan. Dalam periode 2023 hingga 2025, total volume ekspor Dermatix serta produk farmasi oral solid dan oral liquid lainnya meningkat lebih dari dua kali lipat, dengan akumulasi diproyeksikan mencapai 2,8 juta unit pada tahun 2025.

Pertumbuhan pesat ini didorong oleh investasi besar pada infrastruktur dan teknologi canggih, sehingga fasilitas produksi mampu memenuhi permintaan internasional yang terus meningkat.

"Pencapaian ini mencerminkan kepercayaan investor global, seperti Menarini, terhadap potensi industri manufaktur Indonesia," ujarDirektur Promosi Wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru dan Pasifik, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Republik Indonesia, Saribua Siahaan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/12).

"Perluasan Milab juga menunjukkan bagaimana prinsip keberlanjutan dapat berperan sebagai pendorong utama pertumbuhan industri, selaras dengan visi Indonesia dalam mengembangkan industri hijau serta memperkuat kontribusi kita dalam rantai pasok farmasi global," tambahnya.

Sebagai bagian dari komitmennya terhadap proses manufaktur yang bertanggung jawab dan berstandar global, Milab menjadikan keberlanjutan sebagai bagian penting dalam perjalanannya. Pencapaiannya termasuk penghargaan Gold Flag atas kepatuhan terhadap ISO 14001, ISO 45001, Sistem Manajemen K3 dengan 166 Kriteria, serta sertifikasi ISO 50001.

Hal ini menegaskan komitmen Menarini terhadap keberlanjutan, keselamatan kerja, dan efisiensi energi, yang merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing global Indonesia di industri farmasi.

"Kementerian Kesehatan mengapresiasi kontribusi Menarini yang secara nyata mendukung pencapaian tujuan nasional melalui peningkatan kapasitas produksi dan perluasan pasar ekspor. Pembangunan fasilitas MiLab di Cikarang menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat mampu menempatkan Indonesia sebagai pemain yang semakin kompetitif dalam rantai pasok layanan kesehatan regional maupun global," ungkap Direktur Produksi dan Distribusi Farmasi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dita Novianti Sugandi Argadiredja.

Pemain Penting Industri Farmasi

Presiden Direktur Menarini Indonesia, Idham Hamzah menjelaskan, kehadiran Milab telah memposisikan perusahaan sebagai salah satu pemain penting dalam industri farmasi Indonesia dan mencerminkan komitmen Menarini untuk terus mengevaluasi serta memperluas pasar regional dengan mengutamakan efisiensi dan standar kualitas produk tertinggi.

"Kami menyadari bahwa kesuksesan kami sangat bergantung pada kualitas SDM kami, sehingga pengembangan mereka selalu menjadi prioritas utama di seluruh lini operasi. Sebagai perusahaan farmasi asal Italia dengan kehadiran yang kuat di kawasan, Menarini berkomitmen mendukung pertumbuhan ekspor lokal dan memperkuat peran Indonesia sebagai pusat manufaktur regional, sekaligus membangun reputasi kami di tingkat global," kata Idham Hamzah.

Sejalan dengan Visi Indonesia Emas 2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, pencapaian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam mendorong pertumbuhan ekspor dan inovasi industri, sekaligus meningkatkan posisi Indonesia di tingkat global.

Melalui kegiatan ekspor dan penerapan praktik berkelanjutan, Menarini berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pengembangan inovasi dan manufaktur farmasi yang bertanggung jawab. Kemitraannya dengan Milab menjadi contoh nyata bagaimana inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi dapat membawa industri farmasi Indonesia memberikan dampak yang lebih luas di tingkat global.

Rekomendasi