Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengerahkan Kapal Negara (KN) Antares untuk penanganan darurat banjir di Aceh. Kapal ini ditugaskan mempercepat penyaluran bantuan logistik dan mengevakuasi warga terdampak. Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan serta kelancaran proses penanganan bencana yang terjadi.
Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang, Tohara, menjelaskan bahwa KN Antares membawa berbagai bantuan. Bantuan tersebut berasal dari lembaga serta komunitas masyarakat yang peduli terhadap korban banjir. Kapal ini juga berperan penting dalam membantu warga yang membutuhkan evakuasi dari lokasi terdampak.
KN Antares diberangkatkan dari Sabang pada Senin, 1 Desember, pukul 13.30 WIB menuju Ulee Lheue. Setelah memuat bantuan, kapal melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Krueng Geukueh. Misi kemanusiaan ini dijadwalkan tiba di tujuan pada Selasa, 2 Desember, pukul 10.00 WIB.
Advertisement
Advertisement
Misi Kemanusiaan KN Antares: Distribusi Bantuan Logistik
Kapal Negara Antares mengemban misi penting dalam distribusi bantuan logistik untuk korban banjir Aceh. Berbagai jenis bantuan telah dimuat dengan aman di kapal ini. Ini menunjukkan kolaborasi berbagai pihak dalam penanganan bencana.
Bantuan logistik utama berasal dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) atau Poltekpel Malahayati. Mereka menyumbangkan 50 sak beras kemasan 10 kg, 98 dus mi instan, dan 50 dus air mineral. Sumbangan ini sangat vital bagi kebutuhan dasar para pengungsi.
Selain itu, Aliansi Mahasiswa Provinsi Aceh turut berpartisipasi dengan menyalurkan 103 karung pakaian kering. Mereka juga menyumbang 15 sak beras 5 kg, 13 dus mi instan, dan 14 dus air mineral. STIS Al-Aziziyah Sabang juga memberikan 33 karung pakaian kering.
Advertisement
Kedatangan KN Antares di Pelabuhan Krueng Geukueh pada Selasa pagi disambut baik. Proses pembongkaran logistik kemudian diserahkan kepada Posko KSOP Kelas IV Lhokseumawe. Penyerahan ini memastikan bantuan sampai ke tangan yang berhak dan tepat sasaran.
Advertisement
Evakuasi Warga Terdampak Banjir dan Koordinasi Penanganan
Selain fokus pada distribusi logistik, KN Antares juga memiliki peran krusial dalam evakuasi warga terdampak banjir Aceh. Misi kemanusiaan ini menunjukkan komitmen Kemenhub dalam membantu masyarakat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam operasi ini.
Pada hari Selasa, 2 Desember, pukul 13.00 WIB, KN Antares dijadwalkan melakukan embarkasi 100 warga dari Lhokseumawe. Mereka akan diberangkatkan menuju Pelabuhan Ulee Lheue pada pukul 15.00 WIB di hari yang sama. Proses evakuasi ini dirancang agar berjalan efisien dan aman.
Kepala Distrik Navigasi Sabang, Tohara, menegaskan kesiapan seluruh kru dan peralatan KN Antares. “Seluruh kru, peralatan, dan sistem navigasi kami dalam kondisi siap mendukung percepatan penanganan darurat banjir di Aceh,” ujarnya. Ini menjamin kelancaran operasi di tengah kondisi darurat.
Advertisement
Tohara juga menambahkan, pihaknya memastikan seluruh kegiatan, baik distribusi bantuan maupun evakuasi, berjalan aman, terkoordinasi, dan tepat waktu. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait di Aceh. Kolaborasi ini penting untuk memastikan bantuan tersampaikan dengan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sumber: AntaraNews