Media AS Puji IKN sebagai Model Kota Masa Depan: Gabungkan Teknologi Modern dan Keberlanjutan Lingkungan

Media internasional The World memuji IKN sebagai proyek pembangunan kota paling visioner, memadukan teknologi modern, keberlanjutan lingkungan, dan ketahanan iklim, siap menjadi model kota masa depan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Media AS Puji IKN sebagai Model Kota Masa Depan: Gabungkan Teknologi Modern dan Keberlanjutan Lingkungan
Media internasional The World memuji IKN sebagai proyek pembangunan kota paling visioner, memadukan teknologi modern, keberlanjutan lingkungan, dan ketahanan iklim, siap menjadi model kota masa depan. (AntaraNews)

Media internasional yang berbasis di Amerika Serikat, The World, baru-baru ini menyoroti Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Proyek ambisius ini disebut sebagai salah satu pembangunan kota paling visioner dan ambisius di dunia. Laporan tersebut diterbitkan pada 18 November, berdasarkan keterangan resmi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

IKN dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi model kota percontohan masa depan yang berkelanjutan. Hal ini karena kemampuannya memadukan teknologi modern, keberlanjutan lingkungan, serta ketahanan terhadap perubahan iklim. Visi besar IKN menargetkan kota bebas emisi karbon pada tahun 2045.

Pemerintah Indonesia merancang IKN dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang komprehensif. Inovasi teknologi canggih juga menjadi elemen kunci dalam pengembangan kota ini. Seluruh aspek ini diharapkan membawa Nusantara menjadi salah satu kota terdepan di Asia Tenggara dalam dua dekade mendatang.

Visi IKN sebagai Kota Masa Depan Berkelanjutan

Media The World menyoroti visi besar IKN untuk menjadi kota masa depan yang berwawasan lingkungan. Laporan tersebut secara spesifik menyebutkan target IKN pada tahun 2045. Pada tahun tersebut, IKN diharapkan berkembang menjadi kota dua kali lebih luas dari New York.

Selain itu, IKN juga menargetkan pencapaian status kota tanpa emisi karbon. Visi ini menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan lingkungan. Konsep pembangunan berkelanjutan menjadi landasan utama bagi seluruh perencanaan kota ini.

Pemerintah Indonesia menerapkan berbagai strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Penggunaan energi surya untuk penerangan jalan menjadi salah satu contohnya. Transportasi publik berbasis listrik dan sistem mobilitas rendah emisi juga diterapkan secara menyeluruh di IKN.

Inovasi teknologi mutakhir menjadi kunci dalam mewujudkan visi ini. IKN dirancang dengan sistem tata kota berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi pemindaian biometrik juga akan digunakan untuk keamanan kota.

Peran Teknologi dan Ketahanan Iklim dalam Pembangunan IKN

IKN tidak hanya fokus pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga mengintegrasikan teknologi canggih dalam setiap aspeknya. Rencana operasional taksi terbang otonom di masa mendatang menjadi bukti ambisi teknologi. Rangkaian teknologi futuristik ini diharapkan menempatkan IKN sebagai kota termaju di Asia Tenggara.

Pemilihan lokasi IKN di Kalimantan didasari oleh pertimbangan strategis terhadap ketahanan iklim. Keputusan ini diambil untuk menghadapi risiko ketidakstabilan iklim yang semakin meningkat. Selain itu, kerentanan Jakarta terhadap bencana alam juga menjadi faktor penting.

Lokasi IKN dipilih karena rendah risiko gempa bumi dan letusan gunung berapi. Wilayah ini juga memiliki risiko banjir besar yang minim. Dengan membangun kota dari awal, pemerintah memiliki keleluasaan untuk menata tata kota modern.

Tata kota IKN dirancang agar lebih terukur, adaptif, dan berbasis riset. Pendekatan ini memungkinkan pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh. Hal ini juga memastikan IKN siap menghadapi tantangan lingkungan di masa depan.

Kontribusi Generasi Muda dan Komitmen Pemerintah untuk IKN

Saat ini, sebagian besar kawasan inti IKN masih dalam fase konstruksi aktif. Akses publik ke area ini masih terbatas. Penghuni awal IKN didominasi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) generasi muda, khususnya Gen Z.

Generasi muda ini tinggal di hunian bertingkat dan menjadi pionir kehidupan sosial baru di IKN. Mereka memiliki semangat tinggi untuk memastikan IKN tidak mengulang kesalahan tata kota Jakarta. Semangat ini dipandang sebagai modal sosial yang sangat berharga.

Pemerintah menargetkan IKN dapat menjalankan fungsi penuh sebagai pusat pemerintahan dan politik nasional dalam 3-4 tahun ke depan. Pada tahun 2028, Presiden dan kementerian diharapkan sudah berkantor permanen di Nusantara. Kehadiran pemerintah pusat akan memperkuat legitimasi proyek ini.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menegaskan komitmen penuh terhadap proyek ini. Ia menyatakan, "Ini bukan sekadar proyek bagi saya, oke! Ini seperti bayi. Jadi kita harus mengelolanya dengan penuh cinta." Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengelola IKN.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi