Gerak Cepat PLN Pulihkan Kelistrikan Bima Pascabanjir, Ribuan Pelanggan Kembali Nikmati Pasokan Listrik

PT PLN (Persero) berhasil PLN Pulihkan Kelistrikan Bima yang terdampak banjir, memastikan ribuan pelanggan di Madapangga kembali menikmati pasokan listrik aman dan andal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gerak Cepat PLN Pulihkan Kelistrikan Bima Pascabanjir, Ribuan Pelanggan Kembali Nikmati Pasokan Listrik
PT PLN (Persero) berhasil PLN Pulihkan Kelistrikan Bima yang terdampak banjir, memastikan ribuan pelanggan di Madapangga kembali menikmati pasokan listrik aman dan andal. (AntaraNews)

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan di Kabupaten Bima. Wilayah tersebut baru saja dilanda banjir yang menyebabkan gangguan pasokan listrik sejak Rabu (5/11).

Manajer PLN UP3 Bima, Syaiful Hannan, memastikan seluruh jaringan yang terdampak kini telah normal secara keseluruhan. Proses pemulihan ini melibatkan 10 personel tim layanan teknik dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Woha. Mereka diterjunkan langsung ke lokasi bencana untuk penanganan darurat.

Banjir di Kecamatan Madapangga, khususnya Desa Monggo, sempat memengaruhi 1 penyulang dan 3 gardu distribusi. Akibatnya, sebanyak 3.005 pelanggan dengan total beban sekitar 200 kVA mengalami pemadaman listrik.

Penanganan Cepat dan Prioritas Keselamatan Tim PLN

Berdasarkan data Kamis (6/11), pascabanjir yang melanda Kecamatan Madapangga, khususnya Desa Monggo, sempat memengaruhi 1 penyulang, 3 gardu distribusi, serta 3.005 pelanggan dengan total beban sekitar 200 kVA. Berkat penanganan cepat di lapangan, seluruh aset kelistrikan tersebut telah kembali beroperasi normal.

Petugas melakukan pengecekan, pembebasan tegangan, serta pembersihan peralatan listrik yang terendam air, terutama pada panel hubung bagi tegangan rendah (PHBTR) dan gardu distribusi. Syaiful Hannan menjelaskan, "Pemulihan kami lakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan. Setelah air mulai surut dan kondisi dinilai aman, tim segera melakukan pemeriksaan dan pembersihan agar sistem kembali andal."

Kondisi debit air yang tidak stabil menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam proses normalisasi tersebut. PLN tetap siaga terhadap potensi banjir susulan dan terus berkoordinasi dengan aparat setempat agar proses penormalan berjalan aman dan lancar.

Langkah Antisipatif dan Komitmen Keandalan Pasokan Listrik

Sebagai langkah antisipatif, PLN berencana melakukan peninggian pondasi gardu serta menaikkan posisi PHBTR di wilayah rawan banjir. Upaya ini dilakukan agar gangguan serupa dapat diminimalkan dan keandalan sistem kelistrikan tetap terjaga meskipun terjadi cuaca ekstrem.

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti mengapresiasi respons cepat seluruh tim di lapangan. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan koordinasi menjadi kunci utama dalam menghadapi kondisi force majeure seperti banjir. "PLN UIW NTB berkomitmen untuk selalu sigap dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Tindakan cepat dari UP3 Bima dan ULP Woha menunjukkan semangat pelayanan dan tanggung jawab kami terhadap pelanggan, terutama di saat bencana," kata Sri Heny.

Sri Heny juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya listrik pada musim hujan. "Keselamatan adalah prioritas utama. Jika menemukan jaringan atau peralatan listrik yang terendam air, segera laporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123. Jangan menyentuh peralatan listrik dalam kondisi basah," ujar dia.

Dengan penormalan 100 persen tersebut, PLN memastikan seluruh pelanggan di wilayah Madapangga kembali mendapatkan pasokan listrik secara aman dan andal. Langkah cepat ini menjadi bukti komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di NTB, bahkan di tengah kondisi bencana alam.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi