Tahukah Anda? SuperSUN PLN Hadirkan Listrik EBT di Banyuwangi, Dukung Digitalisasi Sekolah Pelosok!

Program SuperSUN PLN berhasil merealisasikan listrik EBT di SDN 8 Barurejo, Banyuwangi, mendukung digitalisasi pendidikan dan pemerataan akses energi di daerah terpencil. Simak selengkapnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? SuperSUN PLN Hadirkan Listrik EBT di Banyuwangi, Dukung Digitalisasi Sekolah Pelosok!
Program SuperSUN PLN berhasil merealisasikan listrik EBT di SDN 8 Barurejo, Banyuwangi, mendukung digitalisasi pendidikan dan pemerataan akses energi di daerah terpencil. Simak selengkapnya! (Merdeka.com)

PT PLN (Persero) telah merealisasikan penyalaan listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui program inovatif bernama SuperSUN. Inisiatif ini secara perdana diterapkan di SDN 8 Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya pemerataan akses energi.

Langkah strategis ini merupakan bentuk dukungan nyata PLN terhadap percepatan program Digitalisasi Sekolah Tahun 2025 yang dicanangkan oleh pemerintah Republik Indonesia. Dengan adanya pasokan listrik EBT ini, diharapkan kesenjangan akses pendidikan di daerah pelosok dapat diperkecil secara signifikan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyatakan bahwa program ini adalah komitmen PLN dalam menghadirkan energi bersih. Ia juga menambahkan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memastikan anak-anak di pelosok Jawa Timur memiliki kesempatan belajar yang sama, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital.

Inovasi SuperSUN untuk Pendidikan Digital

Program SuperSUN PLN hadir sebagai solusi elektrifikasi inovatif yang memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro. Teknologi ini dirancang untuk menyediakan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional.

Dengan hadirnya listrik dari EBT SuperSUN, SDN 8 Barurejo kini memiliki akses energi yang stabil untuk menunjang kegiatan belajar mengajar berbasis teknologi. Hal ini memungkinkan sekolah untuk memanfaatkan perangkat digital seperti komputer, proyektor, hingga jaringan internet secara optimal.

Kepala SDN 8 Barurejo, Rudi Handoko, menyambut baik program ini. Ia berharap, "Dengan adanya bantuan pemasangan listrik ini, semoga kebutuhan pembelajaran di era digitalisasi dapat terfasilitasi," ujarnya, menekankan pentingnya dukungan infrastruktur bagi kemajuan pendidikan.

Pemanfaatan teknologi digital ini krusial untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan siswa tidak tertinggal di era digital yang serba cepat. Akses listrik yang memadai menjadi fondasi utama bagi implementasi kurikulum digital dan pengembangan potensi siswa.

Komitmen PLN dalam Transisi Energi dan Pemerataan Akses

Inisiatif SuperSUN PLN tidak hanya berfokus pada sektor pendidikan, tetapi juga bertujuan untuk mewujudkan pemerataan dan keberlanjutan akses listrik secara lebih luas. Program ini dirancang untuk mendukung ekonomi lokal, kesehatan, serta berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banyuwangi, Danang Setiawan, mengungkapkan harapannya terhadap program ini. Ia berharap "siswa dapat bertumbuh kembang dan merasakan manfaat digitalisasi yang sama seperti sekolah lain di berbagai wilayah," menunjukkan visi pemerataan yang diusung PLN.

Program ini merupakan bagian integral dari upaya transisi energi nasional menuju sumber energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. PLN secara aktif berinvestasi dalam pengembangan EBT untuk mengurangi emisi karbon dan menciptakan masa depan energi yang lebih hijau bagi Indonesia.

Melalui SuperSUN, PLN menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjadi penyedia listrik, tetapi juga agen perubahan yang mendukung kemajuan sosial dan lingkungan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa energi bersih dapat menjadi pendorong utama bagi pembangunan berkelanjutan di seluruh pelosok negeri.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi