Badan Pangan Nasional (Bapanas) kembali merilis pembaruan data harga pangan nasional terkini. Per 7 September, pukul 10.00 WIB, sejumlah komoditas pokok menunjukkan tren penurunan harga yang cukup signifikan di tingkat konsumen. Data ini memberikan gambaran menyeluruh tentang dinamika pasar pangan di berbagai wilayah Indonesia.
Penurunan harga ini menjadi kabar baik bagi masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi. Komoditas seperti cabai rawit merah dan bawang merah, yang sering menjadi pemicu inflasi, kini tercatat mengalami koreksi harga. Informasi ini penting untuk diketahui oleh konsumen dan pelaku usaha.
Laporan Bapanas yang diakses pada Minggu pagi ini, mencerminkan upaya pemerintah dalam memantau dan menstabilkan harga pangan. Dengan adanya data aktual ini, diharapkan transparansi pasar semakin meningkat dan masyarakat dapat membuat keputusan konsumsi yang lebih bijak.
Advertisement
Advertisement
Harga Cabai, Bawang, dan Beras Menunjukkan Tren Penurunan
Berdasarkan Panel Harga Bapanas, harga cabai rawit merah di tingkat konsumen tercatat Rp43.396 per kilogram, menunjukkan penurunan dari sebelumnya Rp45.060 per kilogram. Penurunan serupa juga terjadi pada bawang merah yang kini berada di harga Rp41.976 per kilogram, turun dari Rp44.104 per kilogram.
Tidak hanya itu, komoditas cabai lainnya juga mengalami koreksi. Cabai merah keriting kini dihargai Rp47.252 per kilogram, turun dari Rp48.358 per kilogram, dan cabai merah besar turun menjadi Rp42.468 per kilogram dari sebelumnya Rp43.358 per kilogram. Penurunan harga pada kelompok cabai dan bawang ini memberikan angin segar bagi rumah tangga.
Sektor beras juga menunjukkan pergerakan harga yang menarik. Beras premium turun menjadi Rp15.911 per kilogram dari Rp16.133 per kilogram, sementara beras medium berada di harga Rp13.803 per kilogram, turun dari Rp14.027 per kilogram. Namun, beras SPHP justru sedikit naik menjadi Rp12.497 per kilogram dari Rp12.570 per kilogram, menunjukkan variasi dalam dinamika harga pangan.
Advertisement
Berikut adalah rincian harga beberapa komoditas pokok lainnya yang mengalami penurunan:
- Jagung Tk peternak: Rp6.463 per kg (turun dari Rp6.623 per kg)
- Bawang putih bonggol: Rp36.469 per kg (turun dari Rp37.642 per kg)
Advertisement
Dinamika Harga Daging, Telur, Gula, dan Minyak
Pergerakan harga pangan juga terlihat pada komoditas protein hewani dan kebutuhan pokok lainnya. Daging ayam ras mengalami penurunan harga menjadi Rp35.897 per kilogram dari Rp36.339 per kilogram. Telur ayam ras juga turun menjadi Rp29.040 per kilogram dari Rp29.364 per kilogram, memberikan sedikit keringanan bagi konsumen.
Meskipun sebagian besar harga menunjukkan tren penurunan, daging sapi murni tercatat sedikit naik menjadi Rp135.290 per kilogram dari Rp135.182 per kilogram. Sementara itu, daging kerbau beku impor turun menjadi Rp103.436 per kilogram dari Rp105.536 per kilogram, dan daging kerbau segar lokal juga mengalami penurunan menjadi Rp139.545 per kilogram dari Rp142.500 per kilogram.
Untuk komoditas gula dan minyak goreng, tren penurunan juga mendominasi. Gula konsumsi kini di harga Rp18.051 per kilogram, turun dari Rp18.227 per kilogram. Minyak goreng kemasan turun menjadi Rp20.568 per liter, minyak goreng curah Rp17.344 per liter, dan Minyakita Rp17.223 per liter, semuanya menunjukkan penurunan dari harga sebelumnya.
Advertisement
Rincian harga minyak goreng dan gula:
- Minyak goreng kemasan: Rp20.568 per liter (turun dari Rp20.865 per liter)
- Minyak goreng curah: Rp17.344 per liter (turun dari Rp17.504 per liter)
- Minyakita: Rp17.223 per liter (turun dari Rp17.476 per liter)
- Gula konsumsi: Rp18.051 per kg (turun dari Rp18.227 per kg)
Advertisement
Komoditas Lainnya: Ikan, Tepung, dan Garam
Selain komoditas utama, Bapanas juga mencatat pergerakan harga pada ikan, tepung, dan garam. Harga ikan kembung turun menjadi Rp41.236 per kilogram dari Rp41.732 per kilogram. Ikan tongkol juga mengalami penurunan menjadi Rp34.338 per kilogram dari Rp34.384 per kilogram, dan ikan bandeng turun menjadi Rp33.624 per kilogram dari Rp34.287 per kilogram.
Sektor tepung juga menunjukkan tren positif bagi konsumen. Tepung terigu curah kini di harga Rp9.569 per kilogram, turun dari Rp9.772 per kilogram. Sementara itu, tepung terigu kemasan juga mengalami penurunan harga menjadi Rp12.758 per kilogram dari Rp13.024 per kilogram.
Terakhir, garam konsumsi juga tercatat mengalami penurunan harga menjadi Rp11.473 per kilogram dari Rp11.688 per kilogram. Meskipun demikian, kedelai biji kering impor menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan tipis, dari Rp10.781 per kilogram menjadi Rp10.791 per kilogram, menunjukkan bahwa tidak semua harga pangan bergerak seragam.
Advertisement
Sumber: AntaraNews