Chief Executive Officer (CEO) TikTok, Shou Zi Chew menyebut bahwa perusahaan asal China itu akan berinvestasi miliaran dolar Amerika di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, Asia Tenggara merupakan pasar sekaligus pengguna terbesar TikTok.
Hal ini ia sampaikan saat menghadiri TikTok Southeast Asia Impact Forum, yang dihelat di Jakarta.
"Kami akan berinvestasi miliaran dolar di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan," ujar Shou, Kamis (15/6).
CEO dengan kewarganegaraan Singapura ini pernah menjadi pembicaraan publik saat menghadiri Sidang Parlemen di Amerika Serikat pada Maret 2022 lalu.
Pernah Magang di Perusahaan Mark Zuckerberg
Karir Shou sebelum menjabat sebagai CEO TikTok cukup diperhitungkan. Mengutip The NY Banner, saat masih menjadi mahasiswa Harvard Business School, Shou pernah magang di perusahaan Mark Zuckerberg, Facebook. Setelah lulus, dia kemudian dipanggil kembali untuk bekerja di Facebook.
Setelah beberapa tahun bekerja di Facebook, Shou bekerja sebagai bankir investasi di Goldman Sachs, London. Pada masa ini, karirnya semakin melesat.
Advertisement
Jadi CFO Xiaomi
Pada tahun 2019, dia menjadi Chief Financial Officer (CFO) dan presiden bisnis untuk internasional di perusahaan teknologi raksasa China, Xiaomi. Pada Mei 2021, dia mendapatkan posisi cemerlang di TikTok sebagai CEO.
Berdasarkan pengalaman karir tersebut kekayaan Chew ditaksir USD 200 juta atau setara Rp3 triliun. Nilai tersebut bersumber dari jabatannya di posisi eksekutif perusahaan nasional lainnya.
Dalam The NY Banner juga menyebutkan pendapatan terbesar Shou adalah investasi, dividen, dan beragam bisnis lainnya. Berdasarkan sumber lainnya juga mengatakan bahwa kekayaannya sekitar USD 167 juta atau setara Rp2,5 triliun.