Memiliki barang luxury seperti Christian Dior bak menjadi tanda kekayaan finansial seseorang. Namun, sebelum mendunia dan menjadi rumah mode termahal, pendirian rumah mode Christian Dior diikuti dengan hal-hal mistis.
Mengutip dari berbagai referensi, Dior merupakan anak dari keluarga berkecukupan, sang ayah merupakan produsen pupuk sukses di Prancis. Kedua orang tua Dior mendorong Dior agar menjadi seorang diplomat. Untuk itu, dia mengambil pendidikan ilmu politik saat kuliah di Prancis.
Di satu sisi, minat Dior bukan menjadi diplomat. Sejak usia 14 tahun, dia cenderung menaruh minat pada desain dan seni. Namun hasratnya itu belum tersalurkan saat sang orang tua memintanya menjadi diplomat. Dan pada usia remaja itu juga, Dior bertemu dengan peramal bernama Madame Delahaye.
Mengutip dari Women's Wear Daily, Madame Delahaye meramal bahwa Dior akan kehilangan segala harta benda. Akan tetapi, kejayaan akan kembali diraih Dior melalui wanita.
Sebagai seseorang yang sangat meyakini tentang ramalan, Dior selalu mengingat pesan Madame Delahaye, sepanjang hidupnya.
Usai menjalani pendidikan di universitas, Dior bertekad untuk menggeluti hasratnya sebagai pelaku seni dan desain. Ia pun meminjam uang kepada sang ayah untuk membuka galeri kecil. Sang ayah memberi pinjaman, dengan syarat Dior tidak membawa embel-embel nama keluarga pada usahanya tersebut.
Advertisement
Usaha kecil Dior berjalan sukses, sampai akhirnya galeri tersebut alami kebangkrutan karena krisis moneter global, kematian sang ibu serta saudara Dior. Kehidupannya terjungkal ke titik miskin.
Di titik ini, Dior meyakini ramalan Madame Delahaye sedang terjadi. Untuk bertahan hidup, Dior pun menjajakan sketsa desain fashion.
Hingga beberapa tahun, bakat desain Dior diketahui oleh Marcel Boussac, pengusaha sekaligus orang terkaya di Prancis saat itu. Dengan insting bisnis yang kental, Marcel kemudian mendanai Dior untuk membuka galeri rumah mode.
Pada tahun 8 Desember 1946, rumah mode pertama Christian Dior pun dibuka. Dipilih angka 8 sebab Dior meyakini bahwa angka tersebut merupakan angka keberuntungan baginya.
Sepanjang karir, Dior membangun kerajaan rumah mode, dia selalu mempertimbangkan hasil ramalan Madame Delahaye. Bahkan, pekerja yang pernah bekerja di rumah mode Christian Dior, Pierre Cardin, mengatakan bahwa tanpa Madame Delahaye, Dior bukanlah .
"Tanpa dia (Madame Delahaye), Dia (Christian Dior) bukanlah apa-apa," kata Pierre Cardin, pegawai yang pernah bekerja di rumah mode Christian Dior, dikutip dari Women's Wear Daily.
Hingga saat ini, berdasarkan Statista, rumah mode ternama itu memiliki aset senilai USD11,91 miliar.