Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono pekan depan. Andhi akan dimintai keterangan terkait kepemilikan harta kekayaan yang sempat viral di sosial media akhir-akhir ini.
"Minggu depan (pemanggilan Andhi Pramono)," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis (8/3).
Dalam pemanggilan tersebut, KPK akan mengkonfirmasi kepemilikan rumah mewah di kawasan Cibubur. Laporan yang diterima KPK rumah tersebut ada yang melaporkan hanya Rp300 juta, ada juga yang menyebutkan Rp500 juta.
"Kalau lihat fotonya apa iya yang ini, daripada kita nebak-nebak, kita undang saja minggu depan," kata dia.
Advertisement
Diberitakan sebelumnya, Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono menjadi sorotan usai video rumah mewahnya viral di media sosial. Andhi kini dipanggil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memberikan klarifikasi terkait harta kekayaannya.
Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbangsel, Nugroho Wahyu Widodo membenarkan Andhi Pramono dipanggil ke Ditjen Kemenkeu. Pemanggilan tersebut guna memberikan klarifikasi terkait harta kekayaannya yang menjadi sorotan di medsos.
"Sudah dipanggil ke pusat untuk melakukan klarifikasi," tuturnya.
Advertisement
Dia mengaku belum mengetahui hasil klarifikasi Andhi Pramono di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. Hasil klarifikasi hanya Ditjen yang mengetahui.
"Hasilnya ada di pusat, bukan di kanwil," ucapnya singkat.
Sebelumnya, sebuah video TikTok memperlihatkan penampakan rumah mewah di kawasan Cibubur ramai jadi perbincangan. Dalam video tersebut disebutkan bahwa rumah mewah bak istana itu adalah milik pegawai Kemenkeu.
Selain itu, diperlihatkan anak Andhi Pramono sempat membeli sebuah baju dengan harga Rp22 juta dan celana panjang seharga Rp1 juta.