6 Cara Mudah Mendidik Anak Soal Keuangan Sejak Kecil

Mengajarkan anak-anak tentang keuangan tidaklah mudah. Namun, seberapa sulit hal tersebut tetap ada jalan yang bisa dilakukan oleh orang tua agar anak memahami pentingnya keuangan.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
6 Cara Mudah Mendidik Anak Soal Keuangan Sejak Kecil
Ilustrasi anak menabung. ©Shutterstock.com/ Edyta Pawlowska

Mengajarkan anak-anak tentang keuangan tidaklah mudah. Namun, seberapa sulit hal tersebut tetap ada jalan yang bisa dilakukan oleh orang tua agar anak memahami pentingnya keuangan.

Pengusaha sekaligus CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffett mengungkapkan sejumlah cara yang mesti diketahui orang tua jika ingin mengajarkan anak tentang keuangan. Berikut adalah 6 tips yang dapat Anda gunakan untuk menyebarkan pengetahuan Anda.

1. Tidak pernah terlalu dini untuk belajar

Melansir dari laman Yahoo Finance, Buffett menilai banyak orang tua yang keliru untuk mulai mengajarkan keterampilan keuangan lebih awal dalam segi usia. Padahal, lebih awal yang perlu diperhatikan ialah seni untuk dipahami anak.

"Jadi, bagaimana Anda mengajarkan literasi keuangan kepada anak berusia tiga tahun? Lupakan pasar saham dan mulailah dengan yang klasik: uang tidak tumbuh di pohon," jelas Buffett.

Anda dapat menjelaskan kepada anak kecil bahwa membelanjakan tidak semudah menggesek kartu ke mana pun Anda pergi. Dibutuhkan kerja keras untuk mendapatkan uang, jadi Anda tidak boleh menghabiskan uang dengan sembrono.

2. Ajarkan pentingnya menabung walaupun sedikit

Segera setelah mereka cukup dewasa untuk mengerti, mulailah mengajari anak-anak Anda nilai menabung. Buffett tidak membuang waktu untuk mengajari anak-anak di Secret Millionaires Club tentang minat.

"Menabung bahkan sedikit uang secara teratur terbayar. Dari pada membelanjakan uang untuk soda, yang sebenarnya tidak Anda butuhkan, simpanlah dalam tabungan, dan itu akan menghasilkan lebih banyak uang untuk Anda dengan menghasilkan bunga," ucap Buffett.

3. Jadilah panutan yang heroik

Anak-anak Anda akan mengambil beberapa kebiasaan Anda yang baik dan yang buruk. Buffett memuji ayahnya sendiri karena telah menunjukkan kepadanya cara membangun kebiasaan yang benar.

Berikan inspirasi kepada anak-anak Anda dengan membuat keputusan keuangan yang cerdas. Itu tidak berarti Anda harus menjadi investor ahli, tetapi setidaknya tunjukkan kepada anak-anak Anda bahwa Anda tahu cara menjaga ketertiban rumah Anda.

Pertama-tama, menghilangkan utang merepotkan yang telah Anda kumpulkan. Jika Anda berjuang dengan suku bunga tinggi dari jenis kartu kredit, pertimbangkan pinjaman konsolidasi utang untuk menggabungkan semua utang itu menjadi satu pinjaman dengan tingkat bunga yang jauh lebih rendah.

"Ayah saya adalah inspirasi terbesar saya. Dia adalah pahlawan saya ketika saya berusia enam tahun dan dia masih menjadi pahlawan saya sekarang. Dia adalah inspirasi bagi saya dalam segala hal. Apa yang saya pelajari sejak usia dini darinya adalah memiliki kebiasaan yang benar sejak dini," terang Buffett.

4. Pisahkan kebutuhan dari keinginan

Sebelum mereka dapat mengelola uang mereka secara bertanggung jawab, Anda perlu mengajari mereka bahwa ada perbedaan yang signifikan antara keinginan dan kebutuhan.

Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, Buffet menyarankan agar anak-anak Anda membuat daftar lima atau 10 barang yang ingin mereka beli. Kemudian, telusuri setiap item dengan mereka dan tandai apakah itu kebutuhan atau keinginan dan jelaskan alasannya.

Saat Anda berbelanja untuk kebutuhan atau keinginan, tunjukkan kepada anak-anak Anda bahwa mereka juga dapat membuat keputusan yang berarti pada tahap itu. Misalnya, tidak setiap toko memiliki harga yang sama. Dengan ekstensi browser gratis, Anda dapat langsung memindai harga yang lebih baik di penjual lain saat berbelanja di Amazon, Target, dan lainnya.

5. Tingkatkan pengetahuan Anda

Tidak punya semua jawaban? Itu normal; orang sukses tidak pernah berhenti belajar. Itu nasihat yang bagus untuk orang tua dan bahkan nasihat yang lebih baik untuk mereka yang baru memulai perjalanan pendidikan mereka.

"Mengembangkan pengejaran seumur hidup untuk belajar dan mendidik diri sendiri adalah penting bagi setiap individu," kata Buffett dalam sebuah episode Secret Millionaires Club.

6. Bakar semangat kewirausahaan mereka

Tidak butuh waktu lama bagi Buffett untuk mulai mengasah kemampuan bisnisnya. Jauh sebelum Berkshire Hathaway, Buffett yang berusia enam tahun mendapatkan beberapa sen pertamanya dengan menjual permen karet di lingkungan sekitar.

Dia melihat peluang untuk margin yang lebih baik, dia beralih untuk membeli enam bungkus Coke seharga seperempat dan menjual masing-masing kaleng seharga satu nikel. Putra atau putri Anda mungkin tidak akan pernah tumbuh untuk memimpin konglomerat multinasional, tetapi mendorong mereka untuk melihat peluang menghasilkan uang akan membantu mereka di jalan.

Rekomendasi