Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut bahwa gelaran presidensi G20 sukses mendorong pemulihan ekonomi nasional. Dia mengatakan, saat pertemuan pemimpin APEC-EU, Indonesia menjadi pemimpin saat merumuskan tema penting.
"Seluruh capaian kinerja ini tentunya akan mendorong pemulihan ekonomi Indonesia dan menjadi solusi kolektif terhadap berbagai tantangan global," ujar Airlangga saat menghadiri apresiasi sukses Presidensi G20, di Fairmont Hotel, Jakarta, Selasa (20/12).
Dia mengatakan, Presidensi G20 mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari hampir semua negara dalam pertemuan di KTT-APEC. "Dalam pertemuan pemimpin kemarin dalam EU- ASEAN hampir semuanya sudah dirangkum dalam tema-tema fokus yang dipimpin oleh Indonesia," ujarnya.
Perhelatan G20 menghasilkan 226 kesepakatan investasi pada sektor bilateral dan multilateral mencapai USD 309,4. Nilai tersebut terbagi menjadi proyek multilateral dengan nilai USD 238 miliar dan 140 proyek yang bersifat bilateral dengan nilai USD 71,4 miliar.
Advertisement
Satgas Percepat Investasi
Presiden Joko Widodo bahkan mendorong Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi atau dikenal dengan task force segera menindaklanjuti kesepakatan investasi tersebut.
Dia menuturkan, peran task force sangat penting agar seluruh proyek program dan inisiatif untuk berinvestasi dapat segera dieksekusi dengan cepat. Selain itu, percepatan investasi memiliki upaya konkret dengan menerbitkan Kompendium Bali. Sebuah panduan investasi di Indonesia.
Dia pun berujar, bahwa energi dari B20 di Bali menunjukan gairah positif. Kesempatan ini tidak boleh direspon seadanya yang berujung komitmen investasi tidak terealisasi.
"Jangan sampai komitmen investasi yang sudah ada ini tidak bisa terealisasi di lapangan," harap Jokowi.