Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjajal langsung mobil listrik buatan lokal karya anak bangsa yang akan digunakan di dua Bandara Internasional yaitu Bandara Soetta dan Bandara YIA, serta digunakan untuk mendukung Event G20 di Bali pada tahun depan.
Tak hanya mencoba, Kementerian Perhubungan bersama PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, Gojek, dan Grab, membeli 6 unit mobil listrik yang dinamai Gadjahmada Airport Transporter electric (GATe) untuk digunakan di Bandara Soetta dan Bandara YIA.
"GATe menjadi kebanggaan bagi Indonesia yang harus didukung. Karena merupakan hasil karya anak bangsa. Kita akan beli lebih banyak untuk mewarnai event G20 di Bali nanti," kata Menhub saat menghadiri acara simbolis pembelian mobil listrik buatan Universitas UGM dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Yogyakarta, Sabtu (18/12).
Menhub menjelaskan, penggunaan mobil listrik GATe sejalan dengan apa yang menjadi perhatian dalam presidensi G20, yaitu bagaimana upaya negara-negara dalam menangani perubahan iklim, melalui pengurangan emisi dan perbaikan lingkungan yang berkelanjutan.
Mobil GATe merupakan hasil riset kendaraan listrik kerja sama LPDP dan Direktorat Penelitian UGM yang akan digunakan untuk transportasi bandara. Mobil listrik ini dikembangkan mulai tahun 2019, dengan konsep kendaraan bandara berbentuk mobil listrik berkecepatan 21 km/jam yang memiliki kapasitas 4-6 orang.