Bos Inalum Buka-bukaan Ungkap Bangun Smelter Rugi

Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum)/Mining Industry Indonesia (MIND ID), Orias Petrus Moedak mengatakan, bahwa pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) PT Freeport Indonesia (PTFI) akan merugikan negara.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Bos Inalum Buka-bukaan Ungkap Bangun Smelter Rugi
Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Orias Petrus Moedak. ©2020 Liputan6.com/Athika Rahma

Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum)/Mining Industry Indonesia (MIND ID), Orias Petrus Moedak mengatakan, bahwa pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) PT Freeport Indonesia (PTFI) akan merugikan negara. Pernyataan ini merespon pernyataan Anggota Komisi VII DPR RI Adian Napitupulu atas keuntungan membangun smelter bagi MIND ID.

"Apakah ini akan rugi? Dari kita ya jelas rugi, tapi kan wajib bangun, ya kita bangun. Jadi, posisi dari kami karena memang diwajibkan membangun ya kami akan bangun. Tapi memang bahwa ini menyebabkan kerugian, ya rugi," tegasnya dalam Rapat Dengar Pendapat Bersama Komisi VII DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (31/3).

Kendati demikian, dia menyebut, kerugian negara tersebut bisa dihindari dengan keberadaan industri hilirnya. Menyusul, bahan mentah yang dihasilkan di smelter akan diolah lagi di sektor hilir sehingga meningkatkan nilai tambah.

"Jadi, kalau secara negara itu menguntungkan kalau (industri) hilirnya jalan," tekannya.

Oleh karena itu, dia mendorong pembangunan yang berlangsung saat ini tidak hanya berhenti di smelter saja. Melainkan harus ada upaya bersama untuk juga membangun dari sisi hilirnya.

"Karena, kalau hilirnya tidak jalan sangat disayangkan kita bangun, karena ada hasilnya (smelter) toh diekspor juga, ya kan. Itu kenapa (kembali) kita yang menyubsidi buyer, bahasa terangnya begitu. Jadi, kalau mau seluruh sampai hilir ya kita untung, karena hasil dari smelter itu industrinya jalan juga," ucap dia menekankan.

Rekomendasi