Usaha ternak jangkrik milik Sisilia dan saudaranya menjadi ladang uang tambahan bagi mereka. Wanita yang saat ini masih menjadi agen asuransi asing menyadari sulitnya mendapat nasabah selama pandemi. Untuk mencari pendapatan tambahan, Sisilia bersama saudaranya memilih ternak jangkrik.
Ide usaha jangkrik ini muncul dari usulan Suwadi, saudara dari Sisilia. Suwadi mengajak Sisilia untuk ternak jangkrik, karena untungnya yang besar. Mendengar kabar tersebut, Sisilia akhirnya tertarik dengan ide dari Suwadi.
"Nah saya langsung usul kan ke dia gimana kita kerja sama. Kebenaran kan dia juga dalam kondisi pandemi ini banyak waktu luang. Karena kantin yang dia, di sekolahan itu ditutup, akhirnya saya datang dan menjelaskan. Dan diterima. Maka kami belajar dan membuka di sana," kata Sisilia.
Awalnya Sisilia mencoba ternak jangkrik di halaman belakang rumahnya. Dengan lahan yang terbatas, Sisilia perlahan mencoba ternak jangkrik. Rasa takut pasti ada. Namun Sisilia mencoba mengalahkan rasa takut itu, dan mengganti dengan rasa suka.
Kini Sisilia beternak jangkrik di pekarangan rumah milik Suwadi. Dengan lahan yang cukup luas, Sisilia dan Suwadi bisa beternak jangkrik dengan leluasa. Hasilnya juga melampaui perkiraan. Untuk harga satu kilo jangkrik berkisar Rp 30.000 sampai Rp50.000.
"Jika kita banyak sekali ternak besar banget, sangat besar seperti saudara saya itu, dia dalam seminggu, bisa dua kali panen. Dalam sekali panen itu bisa 100 kiloan, lebih bahkan. Itu sangat menjanjikan lah untuk saat sekarang," kata Sisilia.
Suwadi, seorang pegawai swasta yang juga beternak jangkrik mengaku usaha ini tidak memberatkan dirinya, maupun sang istri. Keduanya bekerja sama membangun usaha ini. Apalagi saat ini sang istri sedang tidak memiliki banyak kesibukan. Alhasil, sang istri membantu Suwadi untuk merawat ternak jangkrik ini.
"Kita sama-sama kerja. Jadi kita enggak saling memberatkan," kata Suwadi.
Kini ternak usaha ternak jangkrik meraup omset jutaan rupiah. Usaha ini juga memiliki risiko yang kecil, modal yang terjangkau, namun hasilnya cukup memuaskan.
Sisilia dan Suwadi ingin warga yang lainnya untuk terus semangat dan kreatif di masa pandemi ini.
"Dalam masa pandemi ini, kita harus semangat, kreatif, usaha bersama-sama dan maju bersama-sama," tutup Sisilia dan Suwadi.
Advertisement