Dukung Pemulihan Ekonomi, BTN Optimalkan Pinjaman SMF Rp850 Miliar untuk KPR Subsidi

Dana tersebut akan disalurkan Bank spesialis perumahan ini ke dalam bentuk KPR Subsidi baik dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP maupun Subsidi Selisih Bunga (SSB).

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Dukung Pemulihan Ekonomi, BTN Optimalkan Pinjaman SMF Rp850 Miliar untuk KPR Subsidi
Pahala Nugraha Mansury. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN memaksimalkan sumber pendanaan dari berbagai pihak untuk mendukung pembiayaan di sektor properti yang mengait pada 170 lebih industri turunannya. Termasuk dalam hal ini kerjasama pembiayaan dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Tbk.

Bank BTN menandatangani perjanjian kerja sama pinjaman untuk penyaluran KPR Subsidi dengan SMF dengan nilai pinjaman dana sebesar Rp850 miliar. Dana tersebut akan disalurkan Bank spesialis perumahan ini ke dalam bentuk KPR Subsidi baik dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP maupun Subsidi Selisih Bunga (SSB).

"Kerja sama dengan SMF ini kami harapkan dapat menjadi stimulus tambahan dari yang sudah kita lakukan untuk mendukung PEN (pemulihan ekonomi nasional) melalui sector property agar 170 lebih indutri turunannya ikut bergerak dalam masa pandemi covid-19," kata Direktur Utama Bank BTN, Pahala Nugraha Mansury di Jakarta, Rabu (15/7).

Pahala menjelaskan bahwa Bank BTN ingin bersama SMF ke depan dapat melakukan kerja sama lagi yang lebih baik dan bermanfaat untuk mendukung pemerintah terutama dalam membantu bagaimana masyarakat punya rumah dari hasil kerjasama BTN dengan SMF. Kolaborasi Bank BTN dengan SMF terkait pinjaman menurut Pahala sudah berjalan sejak tahun 2011.

Adapun nilai outstanding pinjaman hingga Juni 2020 sudah tercatat Rp17,8 triliun. Pinjaman tersebut terdiri dari pinjaman Subordinasi sebesar Rp6 triliun, pinjaman refinancing sebesar Rp9,01 triliun dan pinjaman KPR FLPP sebesar Rp2,87triliun.

Selain kerja sama pinjaman atau refinancing, Bank BTN juga bermitra dengan SMF untuk transaksi sekuritisasi, Tercatat nilai sekuritasi Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK EBA) sebanyak 12 kali dengan nominal total sebesar Rp11,65 triliun.

Picu Penyaluran KPR

Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo mengatakan, refinancing tersebut merupakan bentuk dukungan SMF kepada pemerintah melalui BTN agar dapat lebih memaksimalkan dalam pembiayaan rumah untuk rakyat.

"Kami berharap refinancing ini dapat memicu para penyalur KPR untuk memaksimalkan kemampuannya dalam mendorong pertumbuhan kredit yang tengah pandemi Covid-19. Hal ini merupakan bagian dari kontribusi SMF dan BTN dalam mendukung program PEN yang dicanangkan oleh Pemerintah," kata Ananta Wiyogo menjelaskan.

Ananta mengatakan refinancing KPR diharapkan dapat menjadi salah satu katalis yang dapat mendorong pertumbuhan kredit perbankan yang sejalan dan beriringan dengan Program Pemerintah dalam memulihkan kondisi ekonomi nasional.

Rekomendasi