Sejak 27 Februari 2020, pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan sementara kedatangan jemaah umroh. Termasuk dari Indonesia. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona.
Wakil Sekretaris Jenderal Serikat Penyelenggara Umroh dan Haji (SAPUHI), Adji Mubarok, mengatakan kondisi agen travel saat ini mengalami kerugian sekitar Rp2 triliun karena umroh disetop.
"Kondisi travel saat ini sedang mengalami kerugian yang cukup besar, jika per bulan jemaah dari Indonesia sekitar 100.000 jemaah dikali Rp20 juta (sesuai anjuran harga Depag), berarti kurang lebih Rp2 triliun kerugian karena umroh ini distop," kata Adji kepada liputan6.com, Senin (16/3).
Selain itu, dampak lainnya tidak ada kegiatan kerja di agen travel. "Walaupun hingga saat ini belum ada kepastian kapan umroh kembali dibuka kembali oleh Arab Saudi, tapi para travel agen sudah standby kan pengurusan visa mereka di para provider visa masing-masing," ujarnya.
Sehingga ketika umroh sudah dibuka maka sudah siap diproses oleh provider visa. Sementara, untuk visa yang sudah terlanjur keluar, pihaknya sebagai asosiasi akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terkait.
"Insyallah visa yang sudah keluar tidak akan hangus dan akan dikeluarkan ulang, itu update yang kami terima dari keterangan kedutaan Arab Saudi. Untuk jemmah kami harapkan untuk tetap bersabar menunggu sampai akhirnya umroh kembali dibuka," ungkapnya.
Advertisement
Sejauh ini, dia mengatakan tidak ada laporan dari agen-agen travel terkait jemaah menuntut karena batal berangkat umroh. Jemaah pun paham akan situasi saat ini.
"Alhamdulillah laporan dari teman-teman travel agen tidak ada jemaah yang menuntut, karena memang kejadian ini terjadi karena adanya force majeur di Arab Saudi, dan para jemaah memaklumi kalau ibadahnya bukannya tercancel, hanya tertunda saja," ujarnya.
Disisi lain, dia tidak membenarkan terkait kabar pemerintah Arab Saudi melarang kunjungan jemaah umrah hingga satu tahun. "Tidak benar itu, insyallah secepatnya kita sama-sama berharap badai ini cepat berlalu, semoga ada hikmah dari ini semua," pungkasnya.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6