Mantan Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar masuk ke dalam bursa calon pimpinan Perusahaan Gas Negara (PGN). Hal ini diungkapkan oleh Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga.
Meski demikian, belum jelas apakah Arcandra akan mengisi posisi direksi atau komisaris.
"Masuk bursa, ya, masuk, belum tahu jadi direksi atau komisaris," ujar Arya di Kementerian BUMN, Jumat (13/12).
Lebih lanjut, Arya menambahkan jika keputusan pemilihan Direktur Utama PGN belum dapat ditentukan waktunya. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan menentukan nasib Arcandra juga belum dapat dipastikan.
Namun, berhembus kabar bahwa RUPSLB PGN akan diadakan 21 Januari 2020.
Advertisement
Selain Arcandra, nama Rudiantara juga memiliki peluang besar untuk mengisi posisi Direktur Utama PLN. Sedangkan untuk Ignasius Jonan, mantan Menteri ESDM, Arya mengaku belum mendengar kabarnya.
Kementerian BUMN akan terus mencari kandidat pengisi pos direksi dan komisaris dengan kualifikasi terbaik. Arya mengatakan akan terus menggali potensi itu.
"Ada mantan menteri, mantan wakil menteri dan lain-lain kita cari kandidat kuat untuk mengisi posisi itu," ujarnya.