Pengembang Properti, PT Pakuwon Jati Tbk terus melebarkan sayap bisnis. Kali ini, perusahaan bakal mengembangkan sebuah proyek di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Stefanus Ridwan mengatakan, proyek yang akan dikerjakan pihaknya berupa pembangunan kawasan mal terintegrasi dengan hotel dan apartemen.
"Mal, dua hotel bintang empat sama bintang tiga plus lah. Sama empat tower apartemen," kata dia saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/7).
Terkait biaya investasi, dia mengaku belum dapat menyebutkan angka persis. Namun, yang pasti proyek yang menyasar konsumen dari kelas menengah atas tersebut bakal menelan anggaran di atas Rp2 triliun.
"Biaya investasi, pasti di atas Rp2 triliun. (Target pasar?) Menengah atas lah. Kayak Kokas (Kota Kasablanka) lah. Tenantnya sudah dapat sih. Buat Pakuwon tenant-nya lebih gampang," jelas dia.
Saat ini, pihaknya sedang mengurus perizinan. Dia mengharapkan proyek sudah dapat berjalan pada akhir tahun ini, dengan masa pengerjaan selama 2 tahun.
"Sekarang lagi perizinan. Setelah itu kita bangun. Pakuwon nggak pernah nelantarin tanah kok. Kita lagi kebut izin. 2 tahun lah," tandasnya.