Perencanaan Keuangan Jadi Salah Satu Cara Genjot Literasi dan Inklusi

Otoritas Jasa Keuangan menargetkan capaian inklusi keuangan pada 2019 bisa mencapai 75 persen atau naik dari 2017 sebesar 69 persen. Dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, OJK akan melibatkan berbagai pihak termasuk industri financial technology (fintech).

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Perencanaan Keuangan Jadi Salah Satu Cara Genjot Literasi dan Inklusi
OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Otoritas Jasa Keuangan menargetkan capaian inklusi keuangan pada 2019 bisa mencapai 75 persen atau naik dari 2017 sebesar 69 persen. Dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, OJK akan melibatkan berbagai pihak termasuk industri financial technology (fintech).

Melihat fakta ini, salah satu penyelenggara P2P Lending, Do-It menggelar penyuluhan literasi dan inklusi keuangan kepada karyawan CV Dimas Lancar Jaya yang berlokasi di Jati Asih, Bekasi.

Dalam penyuluhan ini, Founder Do-It, Jennifer Claudia menjelaskan, perencanaan keuangan merupakan seni pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh individu atau keluarga untuk mencapai tujuan yang efektif, efisien, dan bermanfaat, sehingga keluarga tersebut menjadi keluarga yang sejahtera.

"Maka dari itu, Do-It akan terus berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar memiliki perencanaan keuangan yang baik, karena semakin jelas tujuan keuangan yang dimiliki oleh seseorang, maka semakin baik perencanaan dan pengelolaan keuangannya, yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Jennifer Claudia.

Do-It adalah perusahaan teknologi keuangan yang bergerak di bidang peer-to-peer lending, menghubungkan peminjam dengan pemberi pinjaman. Memiliki tujuan untuk membantu masyarakat dalam memberikan pinjaman produktif untuk mencapai kehidupan yang lebih baik, Do-It memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan analisa Big Data dalam proses verifikasi data pengguna. Do-It resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

CV Dimas Lancar Jaya merupakan salah satu pabrik konveksi yang mayoritas karyawannya adalah wanita. Wanita sejatinya memiliki peranan penting dalam mengatur keuangan keluarga. Dalam acara penyuluhan kali ini, Do-It mendapati bahwa banyak dari mereka yang masih belum bisa menyeimbangkan antara pendapatan dan juga pengeluaran dalam keuangan keluarga mereka.

Penyuluhan kali ini juga disambut baik oleh karyawan-karyawati tersebut, seperti yang dikatakan oleh Ibu Ernawati.

"Menurut saya acara kali ini sangat bermanfaat, karena kami sekarang tahu bagaimana caranya membuat catatan keuangan yang baik, sehingga bisa berinvestasi dan menabung untuk biaya pendidikan anak saya," ucap Ernawati.

Rekomendasi