PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya PT Pupuk Kalimantan Timur memberikan bantuan tanggap pertama kepada korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Perusahaan menyalurkan bantuan kurang lebih senilai Rp 46 juta kepada korban gempa bumi 6,4 SR yang terjadi pada tanggal 29 Juli lalu.
Manager Area wilayah Bali, NTB dan NTT PT Pupuk Kalimantan Timur, Rachmansyah mengatakan, pemberian bantuan total berupa 500 kardus mi instant, 25 kardus makanan kering dan 50 kardus mineral langsung diterima oleh Camat Desa Sembalun (Lombok Timur), Camat Desa Sambelia (Lombok Timur) dan Camat Desa Bayan (Lombok Utara) di masing-masing posko bencana.
"Tim kami yang ada di lapangan akan terus memantau kondisi keadaan disana dan berkoordinasi dengan Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat," kata Racmansyah dikutip keterangan resminya di Jakarta, Rabu (1/8).
Kepala Corporate Communication PT Pupuk Indonesia (Persero), Wijaya Laksana mengatakan, pihaknya secara reaktif setelah terjadinya bencana gempa langsung berkoordinasi dan memberikan bantuan makanan siap saji sebagai bentuk kepedulian dan perhatian perusahaan kepada masyarakat terdampak bencana.
"Kami kepada saudara-saudara kita yang ditimpa musibah, kami berharap bantuan tanggap pertama dari kami dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa," ujar Wijaya.
Sejauh ini gempa yang menimpa wilayah NTT dan NTB tidak mengganggu penyaluran pupuk bersubsidi. Penyaluran berjalan aman dan terkendali. Sebagai bentuk pelayanan optimal Pupuk Indonesia, penerima pupuk bersubsidi dapat menghubungi Call Centre Pupuk Indonesia melalui nomor: 0800.100.800.1 untuk pengaduan dan pelaporan.