Kemenhub: Bahaya sekali mudik pakai mobil cc kecil, kena angin tidak stabil

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya tidak menganjurkan penggunaan mobil ber-cc kecil dan motor untuk mudik Lebaran. Sebagai pengalihannya, saat ini telah disediakan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kemenhub: Bahaya sekali mudik pakai mobil cc kecil, kena angin tidak stabil
5 mobil murah. ©2014 Merdeka.com

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menganjurkan masyarakat untuk tidak menggunakan mobil bekapasitas mesin (cc) kecil saat mudik lebaran. Hal ini semata untuk menjaga keselamatan.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya tidak menganjurkan penggunaan mobil ber-cc kecil dan motor untuk mudik Lebaran. Sebagai pengalihannya, saat ini telah disediakan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat.

"Kami tidak menganjurkan perjalanan panjang mudik dengan kendaraan kecil dan motor, karena itu Kemenhub konsisten memberikan mudik gratis pakai Kereta, truk, kapal," kata Budi, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (1‎3/4).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, ‎Budi Setyadi mengungkapkan, mobil dengan cc kecil tidak direkomendasikan digunakan saat mudik, karena mobil tersebut didesain untuk perkotaan bukan untuk jarak jauh.

"Sebenarnya ini kan sudah banyak mobil cc kecil 1.000 cc sebetulnya itu kan memang menjadi city car," ucapnya.

Budi melanjutkan, mobil cc kecil dengan ukuran badan yang kecil, sangat rentan tidak stabil jika‎ menempuh jarak jauh dengan kecepatan tinggi. Hal ini akan membahayakan keselamatan dan memicu kecelakaan.

"Bahaya sekali itu. Apalagi kalau merasa mobilnya bagus masih baru kecepatan bisa maksimal kalau kecepatannya maksimal malah tambah bahaya. Saya imbau kepada masyarakat nanti mudik menggunakan city car ga dipaksakan. Kecepatan tinggi kena angin jadi tidak stabil," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi