Sambut Asian Games 2018, PLN Disjaya rogoh Rp 71 M jaga keandalan listrik

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jakarta Raya menambah pasokan listrik untuk kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menjadi 5,540 MegaWatt (MW) dari sebelumnya sekitar 3 MW. Penambahan daya ini dilakukan untuk memastikan kuatnya pasokan listrik pada gelaran Asian Games 2018.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Sambut Asian Games 2018, PLN Disjaya rogoh Rp 71 M jaga keandalan listrik
GM PLN Disjaya Muhammad Ikhsan Asaad. ©2017 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jakarta Raya menambah pasokan listrik untuk kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menjadi 5,540 MegaWatt (MW) dari sebelumnya sekitar 3 MW. Penambahan daya ini dilakukan untuk memastikan kuatnya pasokan listrik pada gelaran Asian Games 2018.

"Ini (Asian Games) perhelatan bangsa. Muka kita ada di sini. Kalau saat perhelatan listrik tidak handal. Kami tidak mau seperti itu," ungkap General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya Muhammad Ikhsan Asaad di Jakarta Pusat, Jumat (29/12).

Menurut Asaad, proses persiapan seluruh infrastruktur kelistrikan yang menyediakan pasokan listrik utama maupun cadangan sudah mencapai 90 persen. "Jumlah total dana yang diinvestasikan untuk penguatan pasokan listrik Asian Games 2018 sebesar Rp 71 miliar," tuturnya.

Ikhsan Asaad memperkirakan kebutuhan listrik GBK pada perhelatan Asian Games 2018 bisa mencapai 20 MW. Selain dari PLN, akan ada tambahan 8 unit genset sewa dengan kapasitas 1250 kVa per Unit sebagai pasokan tambahan listrik.

Dia menambahkan bahwa daya listrik kawasan GBK masih akan terus ditambah. Target pasokan listrik GBK ditetapkan sebesar 8 MW. "Nanti bisa nambah lagi. Sekarang 5 MW dari target 8 MW," kata dia.

Untuk diketahui pasokan listrik untuk kawasan GBK berasal dari tiga subsistem, yakni subsistem Muara Karang, Bekasi-Priok, dan Kembangan. "Tapi Jakarta ini ada 8 subsistem jadi kita bisa manuver untuk perkuat pasokan di GBK. Insya Allah tidak ada gangguan (selama Asian Games)," tandasnya.

Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha GBK, Gatot Tetuko, mengungkapkan pasokan listrik merupakan hal vital yang harus dijaga agar perhelatan Asian Games dapat berjalan lancar

"Ini event besar. Upacara pembukaan luar biasa. Ini diekspos ke ratusan negara. Karena itu saya minta supaya perhatikan juga yang tidak kelihatan, seperti kabel, dan lain-lain," kata dia.

Rekomendasi