Menko Luhut sebut investor Singapura niat biayai LRT Jabodebek Rp 2 triliun

Menko Luhut sebut investor Singapura niat biayai LRT Jabodebek Rp 2 triliun. Jumlah ini otomatis akan membuat pendanaan dari perbankan dalam negeri akan berkurang. Adapun dana perbankan yang rencananya dibutuhkan dalam pembiayaan pembangunan LRT Jabodebek mencapai Rp 18-19 triliun.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menko Luhut sebut investor Singapura niat biayai LRT Jabodebek Rp 2 triliun
Menko Luhut pantau LRT. ©2017 Merdeka.com/Anggun P. Situmorang

Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan ada investor asal Singapura berminat mendanai pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). Belum ada kesepakatan resmi, dia mengatakan investor tersebut telah mengajukan penawaran pendanaan sebesar Rp 2 triliun.Jumlah ini otomatis akan membuat pendanaan dari perbankan dalam negeri akan berkurang. Adapun dana perbankan yang rencananya dibutuhkan dalam pembiayaan pembangunan LRT Jabodebek mencapai Rp 18-19 triliun."Jadi dengan itu, penyertaan modal dari bank lokal akan turun. Itu akan mancing swasta untuk masuk. Jadi porsi bank lokal nanti jadi berkurang Rp 2 triliun itu," kata Menko Luhut di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, Senin (28/8).Namun demikian, Menko Luhut masih enggan menyebutkan nama investor asal Singapura tersebut."Bahas masih detail-detail karena ini pertama kali bikin LRT. Jadi peraturan pendukungnya banyak yang belum ada. Jadi mesti dibuat supaya lancar. Karena ini akan jadi copy paste untuk LRT lainnya," pungkasnya.

Rekomendasi