PT Angkasa Pura II memastikan proses pembangunan Automated People Mover System (APMS/ kereta tanpa awak), yang akan menjadi intermoda di kawasan Bandara Soekarno Hatta sudah 87 persen rampung. Ditargetkan kereta tanpa awak tersebut bisa beroperasi pada akhir 2017. Manager communication PT Angkasa Pura II cabang Bandara Soetta, Dewandono Prasetyo, menyampaikan pada akhir Juli atau awal Agustus akan ada uji coba APMS. Nantinya, pengoperasian kereta tanpa awak itu masih akan menggunakan masinis pada tahap awal atau uji coba."Tapi untuk tahap awal masih menggunakan pengemudi. Sekitar satu bulan akan didamping oleh Ditjen Perkeretaapian, setelah itu baru tanpa pengemudi," kata Prasetyo, Selasa (25/7). Dengan beroperasinya APMS, lanjutnya, penumpang bandara akan lebih nyaman karena waktu tempuh antar terminal lebih singkat. "Jadi yang sebelumnya 15 menit dengan kereta ini hanya butuh 7 menit untuk perjalanan antar terminal di bandara," kata dia.
Kereta tanpa awak Bandara Soekarno-Hatta diuji coba awal Agustus
Kereta tanpa awak Bandara Soekarno-Hatta diuji coba awal Agustus. Proses pembangunan APMS (kereta tanpa awak), yang akan menjadi intermoda di kawasan Bandara Soekarno Hatta sudah 87 persen rampung. Nantinya, pengoperasian kereta tanpa awak itu masih akan menggunakan masinis pada tahap awal atau uji coba.
Rekomendasi